Tetty Paruntu Bantah Tak Diundang ke Istana: Gila Kalau Tak Diundang, Saya Masih Simpan Pesannya

Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu bantah dirinya tak diundang ke istana: gila kalau tak diundang, saya masih simpan pesannya di WhatsApp.


zoom-inlihat foto
tetty-paruntu-bantah-tak-diundang-istana.jpg
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu bantah dirinya tak diundang ke istana: gila kalau tak diundang, saya masih simpan pesannya di WhatsApp.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bupati Minahasa Selatan, Tetty Paruntu membantah tudingan bahwa dirinya tak diundang ke istana.

Tetty Paruntu mengatakan bahwa ia masih menyimpan pesan di Whatsapp berisi undangan untuk ke Istana Presiden.

Kabar tentang tak diundangnya Tetty Paruntu oleh istana kian merebak.

Hal tersebut diungkap oleh staf kepresidenan pada Senin (22/10/2019).

Baca: 5 Fakta Tetty Paruntu Bupati Minahasa Selatan yang Datang ke Istana, Ternyata Tak Diundang Jokowi

Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Mahmudin menjelaskan bahwa Tetty datang ke Istana karena usulan Partai Golkar sebagai menteri.

Tetty Paruntu bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat berada di kompleks Istana.

"Tadi ada Ibu Tetty usul dari partai Golkar. Beliau bertemu Pak Airlangga," kata Bey kepada wartawan, Senin siang.

Selesai bertemu dengan Airlangga, Tetty langsung meninggalkan Istana namun tidak terpantau keluar lewat pintu tempat awak media menunggu.

"(Tetty) tidak bertemu dengan Jokowi. Yang bertemu hanya Pak Airlangga," ucap Bey.

Baca: Fakta Christiany Tetty Paruntu, Bupati Cantik Minahasa Selatan, Disebut Jadi Menteri Kabinet Jokowi

Namun Bey tak menjelaskan alasan kenapa Tetty tak ikut bertemu Jokowi.

Ia hanya menegaskan bahwa Tetty tak diundang oleh Presiden. "Tidak diundang," ucap Bey.

Airlangga kemudian memberikan penjelasan yang tidak gamblang soal kedatangan Tetty dan tidak bertemu Presiden.

"Ya tentu karena beliau sebagai bupati banyak hal yang dibahas. Tetapi juga belum tentu dengan Pak Presiden," kata Airlangga.

Christiany Eugenia Tetty Paruntu, Bupati Mihasa Selatan
Christiany Eugenia Tetty Paruntu, Bupati Mihasa Selatan (Instagram.com/christiany_eugenia_paruntu)

Namun ternyata Tetty Paruntu menyebut dirinya diundang oleh pihak istana.

Dilansir oleh WartaKotaLive.com, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara itu tiba di Istana pukul 10.00 WIB.

Sesuai petunjuk Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Tetty diminta berkoordinasi dengan Kepala Biro Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin untuk mendapat akses masuk Istana.

Hari itu agenda Presiden menerima dan berkenalan dengan calon anggota kabinetnya. Tak ayal, kehadiran Tetty Paruntu di Istana mendapat perhatian khusus dari para wartawan yang bersiaga sejak pagi.

Tetty Paruntu menjadi satu-satunya perempuan di antara tokoh-tokoh yang menghadap Presiden Jokowi.

Setelah menunggu di ruang tamu satu jam lebih, sekitar pukul 11.30 WIB protokol Istana menemuinya. Dia terlebih dahulu diminta mengisi formulir dan menandarangani “Pakta Integritas” yang berisi beberapa hal.

“Pertama, tidak tersangkut kasus hukum. Kedua, kewarganegaraannya tidak berstatus ganda (dwikewarganegaraan). Itu antara lain. Semua pertanyaannya saya jawab. Dan, tandatangani,” ungkap Tetty Paruntu dalam wawancara khusus dengan Ilham Bintang, Senin (21/10) malam dikutip TribunnewsWiki dari Wartakotalive.

Setelah itu Tetty pindah tempat menunggu di lounge Istana.

Baca: Jadi Calon Menteri Jokowi, Ini Pesona dan Tips Kecantikan Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved