Pendidikan formal juga ditempuh Tetty Paruntu di West London College jurusan Sistem Informasi Managemen.
Saat ini, Tetty Paruntu bergabung dengan Partai Golkar.
Selain berpolitik, Tetty Paruntu juga fokus di dunia bisnis serta sosial.
2. Aktif di Instagram
Meski berusia cukup senja, Tetty Paruntu tampak masih aktif di media sosial Instagram.
Dari pantauan Tribunnews di akun Instagram Tetty Paruntu @christiany_eugenia_paruntu, Tetty kerap mengunggah foto-fotonya.
Entah itu swafoto, aktifitas politik, maupun momen bersama keluarganya.
Tak hanya itu, Tetty Paruntu juga mengunggah foto Jokowi dan Ma'ruf Amin.
Bupati cantik ini tak ketinggalan memberikan ucapan kepada presiden dan wakil presiden baru tersebut.
Penampilan Tetty Paruntu memang cukup menarik perhatian.
Wanita cantik ini kerap tampil modis dalam berbagai kesempatan.
Baca: BREAKING NEWS - Mahfud MD Dipastikan Jadi Menteri Jokowi, Pelantikan Dilakukan Rabu
Baca: BOCORAN, Mahfud MD Sebut Dirinya Jadi Menteri MENKOPOLHUKAM, Akan Dikenalkan Rabu Pagi
Kaca mata juga tampaknya tak bisa dilepaskan dari penampilan Tetty Paruntu.
Berikut ini foto-foto Tetty Paruntu dalam berbagai kesempatan.
3. Pernah diperiksa KPK
Tetty Paruntu yang menjabat sebagai Bupati Minahasa Selatan, Sulawesi Utara ternyata pernah diperiksa KPK beberapa waktu lalu.
Pemeriksaan tersebut terkait dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.
Bupati Minahasa Selatan diperiksa pada Rabu (26/6/2019) selama kurang lebih enam jam.
Baca: DAFTAR RESMI Nama Menteri Kabinet Jokowi Jilid II Diumumkan Hari Ini: Simak Live Streaming Kompas TV
Baca: Link Live Streaming Pengumuman Menteri Kabinet Kerja Jilid II Beserta Bocoran Nama-nama Calonnya
Namun, saat ditanya lebih lanjut soal pemeriksaan tersebut, Tetty Paruntu memilih irit bicara.
"Ya, gratifikasinya (gratifikasi yang diterima Bowo Sidik)," tuturnya di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2019) kepada Tribunnews.
Meski ditanya berulang kali, Tetty Paruntu tetap enggan menjawab pertanyaan wartawan.
Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut, Christiany Eugenia Tetty Paruntu dipanggil untuk ditelisik asal-usul penerimaan gratifikasi Bowo Sidik.
Bowo Sidik didakwa menerima gratifikasi dengan total nilai 700.00 dollar Singapura atau Rp 7,1 milliar serta uang tunai Rp 600 juta secara bertahap.