Di ujung masa jabatan sebagai Ketua Umum DPP Golkar (2004-2009), Jusuf Kalla sempat ‘mengadu nasib’ menjadi presiden.
Dia menggandeng Wiranto di Pilpres.
Namun, kalah bersaing dengan dua paket militer-sipil di Pilpres 2009; paket SBY-Boediono dan Megawati Soekarnoputri- Prabowo Subianto.
JK “ditakdirkan” tak ikut jalan presiden BJ Habibie.
“Saya sudah lama jadi presiden direktur di Kalla Group,” kata JK suatu ketika, setelah vakum jabatan eksekutif selama lima tahun
Perihal tak tercapainya cita-cita jadi presiden dan hanya menjabat wapres di dua periode berbeda, JK mensyukurinya.
Dia meyakini, doa mendiang ibunya, Hajjah Atirah, di tahun 1950-an, sudah dikabulkan lebih oleh Allah SWT.
“Ibu saya cuma mendoakan menjadi gubernur, ternyata jadi bosnya gubernur,” kelakar JK dalam wawancara khusus di program MataNajwa, Rabu (16/10/2019) malam lalu.
Di awal masa jabatan sebagai ‘Bos Gubernur”, oleh banyak pengamat dan praktisi, JK sering direpresentasikan sebagai The Next Muhammad Hatta.
Fostur, komitmen kenegaraan, latar belakang pendidikan; ekonomi, keakraban, religiusitas, kesederhanaan, dan cara pengambilan keputusan yang simpel.
Hatta memang pernah menjadi guru ekonomi JK, saat kuliah di Fakultas Ekonomi Unhas, dekade 1960-an.
Di beberapa kesempatan JK juga mengakui Hatta adalah idolannya.
Bagi Kalla, Hatta adalah tokoh bangsa yang ingin memajukan kesejahteraan ekonomi rakyat, jadi pilar perdamaian bangsa, dan mengurus kemanusiaan.
Ibarat sudah ditakdirkan ikut jejak idola asal Minang itu, Kalla juga akhirnya menikahi perempuan berdarah Minangkabau, Hj Mufidah Jusuf.
Jika Moh Hatta adalah pendiri sekaligus Ketua Umum I Palang Merah Indonesia (PMI, 1945-1946), Kalla juga ikut bisa ikuti jejak idolnya, menjadi Ketua Umum ke-12 PMI.
JK mengemban amanah ‘kemanusiaan” yang dititip Hatta, justru setelah lengser dari jabatan wapres (Desember 2009). Hingga saat ini jadi petahana).
Dan dia berjanji tetap melanjutkannya, “Saya akan masih urus sosial dengan PMI, keagamaan lewat Dewan Masjid. Pendidikan juga. Ke Universitas, berdiskusi dengan mahasiswa.” kata JK saat ditanya rencananya setelah “pensiun.(*)
*) Thamzil Thahir, Pemimpin Redaksi Tribun Batam dan tribunbatam.id, Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Timur dan tribun-timur.com