TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sebuah video pemukulan terhadap sejumlah siswa di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang menjadi viral.
Pemukulan tersebut dilakukan oleh seorang motivator berinisial AS alias AP.
Dalam rekaman tersebut nampak sejumlah siswa berbaris di depan kelas dan dipukul satu per satu oleh pelaku.
Kala itu, sejumlah siswa sedang menghadiri Seminar Motivasi Berwirausaha yang diisi oleh motivator AS.
Aksi pemukulan yang dilakukan AS diduga karena ia tersinggung oleh siswa yang tertawa saat ada penulisan kata ‘goblok’.
Berikut ini adalah fakta pemukulan motivator AS kepada sejumlah siswa di SMK Muhammadiyah Kota Malang yang kutip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com.
1. Video pemukulan viral di media sosial
Rekaman kejadian saat 10 siswa dipukul oleh sang motivator menjadi viral di media sosial.
Diduga, AS memukul karena tersinggung saat siswa tertawa ketika ada penulisan kata ‘goblok’.
Menurut Donny, hingga saat ini polisi masih menyelidiki kasus pemukulan tersebut.
“Kami masih di lapangan untuk cek korban dulu ya,” katanya saat Kamis (17/10/2019) malam.
Baca: FAKTA-fakta Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya: Tulis Wasiat buat Ayah
2. Siswa yang dipukul berjumlah 10 orang
Dari hasil pemeriksaan sementara hingga Jumat (18/10/2019), Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander, mengatakan sudah ada 10 siswa yang menjadi korban.
"Dari 10 orang, yang lapor masih 9 orang. Yang satu masih mimisan.
“Nanti kita cek, kalau yang bersangkutan sudah bisa diberi keterangan berita acara, kita periksa," katanya di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (18/10/2019).
Dony mengatakan, berdasarkan hasil visum, ada korban yang mengalami luka di bibir. Sisanya hanya mengalami luka lebam di pipinya.
"Visum yang keluar baru satu, luka di bibir. Sisanya hanya luka bekas lebam," katanya.
Baca: VIRAL Anak Durhaka Jual Ibu Rp 10 Ribu, Ibu Sakit-sakitan Didoakan Meninggal: Kini Diincar Polisi
3. Luka bagian wajah korban
Dony mengatakan, berdasarkan hasil visum, ada korban yang mengalami luka di bibir. S
isanya hanya mengalami luka lebam di pipinya.
"Visum yang keluar baru satu, luka di bibir. Sisanya hanya luka bekas lebam," katanya.
Pihaknya masih terus memintai keterangan sejumlah saksi terkait kasus itu.
Termasuk memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) pemukulan.
Seperti diketahui, aksi pemukulan oleh oknum motivator digital marketing tersebut terjadi saat acara Seminar Motivasi Berwirausaha di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Kamis (17/10/2019).
Baca: Siswa SMP Meninggal Saat Dihukum Lari Keliling Sekolah oleh Gurunya, Simak Kronologi Kejadian
4. Penjelasan pihak sekolah
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang Nur Cholis mengatakan, setelah mengetahui kejadian itu, pihak sekolah menemui AS.
Saat itu AS kemudian meminta maaf atas tindakannya.
Namun ternyata beberapa orangtua yang anaknya jadi korban telah melaporkan AS ke polisi.
Seperti diketahui, SMK Muhammadiyah 2 memang kerap menggelar seminar dengan mendatangkan motivator.
AS didatangkan oleh pihak sekolah sebagai motivator kewirausahaan.
"Yang Pak AS itu adalah motivator kewirausahaan. Masih yang pertama kali," kata Nur.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani, KOMPAS.COM/Andi Hartik)