Keluarga Sulli memutuskan untuk menggelar acara pemakaman secara tertutup.
Namun SM Entertainment juga memberikan kesempatan bagi para fans untuk mengucapkan salam perpisahan kepada Sulli.
Para fans dapat menungunjungi Rumah Sakit Severance Shinchon, Hall Pemakaman No.7 pada 15 Oktober (16:00 - 21:00) dan 16 Oktober (12:00 - 21:00).
Selain CEMA, para anggota parlemen Korea Selatan juga mengusulkan RUU yang disebut dengan '설리법' (dibaca Sulli Beob) yang berarti 'Sully Act' atau 'Sulli Law' pada (16/10/2019).
RUU tersebut dimaksudkan untuk melawan komentar jahat yang dilakukan masyarakat maupun warganet terutama pada para pelaku industri budaya populer Korea Selatan.
RUU tersebut diusulkan oleh sembilan anggota Majelis Nasional Korea Selatan.
Baca: Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sulli Pernah Akui Hidupnya Kosong dan Ia Hanya Berpura-pura Bahagia
Selain itu, 100 organisasi termasuk Global Culture & Art Solidarity, Federation of Korean Trade Unions and Korean Government Employee’s Union juga turut mendukung.
Bahkan terdapat lebih dari 200 orang selebriti yang memiliki pengalaman mendapatkan cyber-bullying dan teman-teman Sulli juga mendukung RUU tersebut.
RUU secara resmi akan diserahkan untuk disahkan pada peringatan kematian Sulli pada hari ke-49 atau sekitar awal Desember.
Penyerahan RUU akan dilaksanakan di National Assembly’s Memorial Hall Korea Selatan.
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)