Sakit Hati Dipermalukan Jadi Motif Ahek Mutilasi Debt Collector yang Tiap Hari Datang Nagih Utang

Hanya 17 hari setelah mayat tanpa kepala ditemukan, polisi berhasil mengungkap identitas korban dan tersangka pelaku.


Sakit Hati Dipermalukan Jadi Motif Ahek Mutilasi Debt Collector yang Tiap Hari Datang Nagih Utang
SHUTTERSTOCK
Sakit Hati Dipermalukan Jadi Motif Ahek Mutilasi Debt Collector yang Tiap Hari Datang Nagih Utang. Foto hanya ilustrasi. 


Hanya 17 hari setelah mayat tanpa kepala ditemukan, polisi berhasil mengungkap identitas korban dan tersangka pelaku.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sakit hati karena merasa dipermalukan menjadi motif bagi otak tersangka Ahek memutilasi Jenal Omposunggu (42), seorang debt collector di Cianjur, Jawa Barat.

Pengakuan Ahek ini disampaikan penyidik dari Polresta Cianjur setelah berhasil mengungkapkan kasus penemuan mayat tanpa kepala dan tanpa identitas, Kamis (26/9/2019), di wilayah  wisata, Sukanagara, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Hanya 17 hari setelah mayat tanpa kepala ditemukan, polisi berhasil mengungkap identitas korban dan tersangka pelaku.

Penemuan mayat Jenal sempat menggegerkan karena ditemukan dalam posisi kepala terpisah dari badan.

Dilansir TribunJabar.com, korban merupakan warga Blok Batujajar RT 01/15, Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujaja.

Minggu (13/10/2019) Polres Cianjur telah berhasil mengungkap pelaku dalam kasus mayat kepala terpisah ini, dikutip dari Kompas.com.

"Iya betul, Tim Khusus Satreskrim Polres Cianjur telah mengungkap pelaku pembunuhan dari kasus penemuan mayat di Sukanagara, Kabupaten Cianjur," ujar Juang.

Baca: HEBOH Mutilasi Istri & Anak di Malaysia, Suami Jadi Tersangka Padahal Kerap Tampil Mesra di Facebook

Baca: FAKTA-fakta Pacar Mutilasi Polisi Seusai Hubungan Badan Menyimpang: Anastasia Bersikeras Tak Bunuh

Tersangka pembunuhan yang mayatnya ditemukan di Sukanagara, Cianjur.
Tersangka pembunuhan yang mayatnya ditemukan di Sukanagara, Cianjur. (TribunJabar.com/ Ferri Amiril Mukminin)

"Pengungkapan dilakukan setelah timsus melakukan olah TKP dan mendengarkan keterangan dari para saksi," kata Juang.

Ada tujuh tersangka yang ditangkap.

Dan dua di antaranya memiliki peran sebagai eksekutor.

Eksekutor itu yakni ANA alias Ahek (50) warga Cimahi dan CK alias Maung (42) warga Kabupaten Bandung Barat.





Halaman
1234
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved