Diserang Sosok Tak Dikenal di Banten, Inilah Profil Lengkap Wiranto

Menkopolhukam Wiranto dikabarkan ditusuk orang tak dikenal hari ini, Kamis (10/10/2019). Inilah profil Wiranto


zoom-inlihat foto
diserang-orang-tak-dikenal-di-banten-inilah-profil-wiranto-4.jpg
Kolase foto (IST & Tribunnewswiki.com)
Diserang orang tak dikenal di Banten, inilah profil Wiranto


Karena pindah ke Surakarta, Wiranto menyelesaikan pendidikan dasar sampai SMA-nya di kota tersebut juga.

Lulus dari SMA Negeri 4 Surakarta, Wiranto melanjutkan pendidikannya di sekolah militer, yaitu Akademi Militer Nasional (AMN) Magelang sampai tahun 1968.

Lulus dari AMN, Wiranto fokus dengan kariernya di dunia militer.

Baru setelah menjelang penghujung kariernya di militer, pada tahun 1995 Wiranto melanjutkan pendidikannya di Universitas Terbuka mengambil Jurusan Administrasi Negara.

Setahun berikutnya, pada 1996, Wiranto pindah ke Perguruan Tinggi Ilmu Hukum Militer dan berhasil mendapat gelar sarjananya.

Wiranto kembali melanjutkan studinya dengan mengambil program magiste di STIE IPWIJA mengambil jurusan manajemen.

Wiranto pun berhasil meraih gelar magisternya tersebut pada tahun 2006.

Wiranto kembali melanjutkan kuliahnya dengan mengambil program doktoral bidang Manajemen Sumber Daya Manusia di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang selesai pada tahun 2013. (2)

Wiranto juga berkarier di dunia bisnis. Salah satu bisnis yang ia jalani adalah ketika ia menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Ujung Genteng Indonesia (UGI) yang bergerak di bidang properti pada tahun 2004.

Riwayat Karier

Wiranto mulai merintis kariernya di bidang militer setelah ia lulus dari AMN pada tahun 1968 di Korps Kecabangan Infanteri.

Kariernya perlahan terus merangkak, mulai naik pada tahun 1983 sebagai Karoteknik Ditbang Pussentif.

Setahun berikutnya Wiranto diangkat menjadi Kadep Milnik Pussentif, lalu menjadi kasbrigif-9 Kostrad, Maasops Kas Kostrad, serta Asops Kasdivif-2 Kostrad pada tahun 1988.

Namanya mulai diperhitungkan ketika Wiranto dipilih menjadi Ajudan Presiden Soeharto pada tahun 1989 sampai 1993.

Kariernya terus naik ketika ia didapuk sebagai Kasdam Jaya pada tahun 1993 sampai 1994 sebelum akhirnya diangkat sebagai Pandam Jaya dari tahun 1994 sampai 1996.

Pada tahun 1996, Wiranto diangkat menjadi Pangkostrad sampai 1997 dan kemudian diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sejak 1997 sampai 1998.

Puncak kariernya dimiliter adalah ketika Wiranto diangkat menjadi Panglima ABRI oleh Presiden Soeharto pada tahun 1998 dan menjabat sampai tahun 1999. (3)

Pasca gulingnya Presiden Soeharto, Wiranto kemudian diangkat menjadi Menteri Pertahanan dan Keamanan Kabinet Reformasi dan menjabat sejak 1998 sampai 1999.

Di era Presiden Abdurrahman Wahid, namanya kembali mengisi kursi kabinet. Wiranto ditunjuk kembali oleh Presiden Abdurrahman Wahid untuk menjadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan.

Namun di tengah masa jabatannya, Wiranto kemudian dinonaktifkan karena kasus pelanggaran HAM di Timor Timur pada tahun 1999 yang melibatkan dirinya.





Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved