Hari Ini dalam Sejarah - Tertembaknya Malala Yousafzai

Malala Yousafzai tertembak oleh kelompok Taliban pada 9 Oktober 2012. Malala Yousafzai merupakan aktivis peduli pendidikan dari Pakistan.


zoom-inlihat foto
malala-yousafzai.jpg
Tangkap Layar Youtube PBB/ United Nations
Malala Yousafzai

Malala Yousafzai tertembak oleh kelompok Taliban pada 9 Oktober 2012. Malala Yousafzai merupakan aktivis peduli pendidikan dari Pakistan.




  • Kehidupan Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Malala Yousafzai lahir di Mingora, Swat Valley, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, pada 12 Juli 1997.

Ia lahir dari pasangan Ziauddin dan Tor Pekai Yousafzai.

Dalam keluarga tersebut, Malala Yousafzai memiliki dua adik laki-laki.

Pada awalnya, tempat tinggal Malala Yousafzai merupakan destinasi wisata poouler.

Wilayah tersebut dikenal dengan festival musim panasnya.

Akan tetapi, hal itu berubah ketika terjadi konflik dengan kelompok Taliban.

Taliban mulai mengendalikan Swat Valley dan menunjukkan dominansi di bidang politik dan sosial.

Kala itu Malala Yousafzai masih berusia 10 tahun.

Mulai memasuki masa tersebut, Taliban melarang perempuan untuk bersekolah, terlibat kegiatan budaya, atau sekadar menonton televisi.

Hingga akhir 2008, serangan bom bunuh diri terus menyebar.

Total, waktu itu lebih dari 400 sekolah hancur.

Setelah Taliban menyerang sekolah perempuan di Swat Valley, ia menyampaikan pidato di Peshawar pada September 2008.

Pidato tersebut berjudul "Betapa Beraninya Taliban Merampas Hak untuk Bersekolah?". (1)

Baca: KESAKSIAN Bekas Tahanan dari Kamp Konsentrasi China: Diperkosa, Dipaksa Aborsi & Steril Pakai Cabai 

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 7 Oktober 2001 Awal Serangan AS ke Afganistan

The Special Representative of the Secretary-General for Western Africa, and High-Level Representative of the Secretary-General to Nigeria, Mr. Said Djinnit, dan Malala Yousafzai
The Special Representative of the Secretary-General for Western Africa, and High-Level Representative of the Secretary-General to Nigeria, Mr. Said Djinnit, dan Malala Yousafzai (PBB/ United Nations Office for West Africa/ unowa.unmissions.org)

Sebagai perempuan yang peduli dengan pendidikan, Malala Yousafzai aktif menulis.

Ia menulis blog untuk BBC tentang kehidupan di bawah ancaman Taliban.

Malala Yousafzai menyembunyikan identitas asli dan menggunakan nama samaran Gul Makai.

Pada tahun 2009, perang Pakistan melawan Taliban meletus.

Hal itu membuat Malal Yousafzai harus mengungsi dari tempat tinggalnya.

Ia beserta keluarganya harus meninggalkan rumah untuk mencari lokasi aman yang jaraknya bisa ratusan kilometer.

Setelah kembali dari pengungsian, Malala Yousafzai kembali menulis untuk mengampanyekan hak untuk sekolah.

Suara Malala Yousafzai semakin nyaring dan dikenal luas.

Tak butuh waktu lama, ia dan ayahnya mulai terkenal di berbagai penjuru Pakistan.

Berkat kampanye yang ia lakukan, Malala Yousafzai masuk dalam nominasi penghargaan Nobel Perdamaian Anak Internasional pada 2011.

Pada tahun yang sama, ia dianugerahi penghargaan Pakistan's National Youth Prize. (1)

Malala Yousafzai sedang diinterview oleh PBB
Malala Yousafzai sedang diinterview oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations)/ UN Photo/Mark Garten)

  • Penembakan


Ketika identitas asli Malala Yousafzai berhasil diungkap Taliban, ia mulai menjadi incaran.

Puncaknya, terjadi pada 9 Oktober 2012.

Kala itu Malala ditembak ketika sedang berada di bus sekolah untuk pulang.

Peluru yang dilesatkan militan Taliban bersarang di kepala Malala Yousafzai setelah menembus lehernya.

Otak Malala Yousafzai sempat mengalami peradangan.

Oleh karena itu sebagaian tengkorak kepalanya terpaksa diangkat demi menyelamatkan nyawanya.

Malala Yousafzai langsung mendapat perawatan di rumah sakit di Pakistan.

Beberapa waktu kemudian, ia diterbangkan ke Inggris untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Sejak saat itu, Malala Yousafzai dan keluarga menetap di Birmingham, Inggris. (2)

Secretary-General António Guterres dan Malala Yousafzai
Secretary-General António Guterres dan Malala Yousafzai (Perserikatan Bangsa-Bangsa (news.un.org)/ UN Photo/Eskinder Debebe)

  • Nobel Perdamaian


Malala Yousafzai menerima Nobel Perdamaian pada tahun 2014.

Ia menjadi orang Pakistan pertama, menjadi yang termuda sepanjang sejarah penganugerahan Nobel.

Atas perjuangannya yang lantang menyuarakan hak anak dan perempuan, Malala bersama aktivis India, Kailash Satyarthi, bersama-sama diganjar penghargaan Nobel Perdamaian.

Setahun sebelumnya, Malala Yousafzai berpidato di Forum Majelis Kaum Muda di Markas Besar PBB, New York.

Pidato tersebut bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-16.

Kala itu ada tiga isu penting yang diangkat Malala Yousafzai, yaitu hak perempuan, perlawanan terhadap terorisme, dan kebodohan.

Hari tersebut kemudian dideklarasikan PBB sebagai hari Malala. (3)

Kini Malala Yousafzai tengah menempuh pendidikan di jurusan Filsafat, Politik, dan Ekonomi, Lady Margaret Hall, University of Oxford. (4)

  • Malala Fund


Peluru tidak menghentikan aktivitas Malala Yousafzai untuk menyuarakan pentingnya pendidikan.

Hingga kini, ia tetap konsisten menyuarakan hak anak dan perempuan.

Malala Yousafzai dan ayahnya, Ziauddin, mendirikan Malala Fund.

Melalui organisasi nirlaba itu, Malala ingin semua perempuan di seluruh dunia mendapatkan akses pendidikan tanpa rasa takut sedikitpun. (2)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad N)



Nama Malala Yousafzai
Lahir Mingora, Swat Valley, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, 12 Juli 1997
Orangtua Ziauddin
Tor Pekai Yousafzai
Dikenal Sebagai Aktivis
Penerima Nobel Perdamaian
Organisasi Malala Fund








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved