Fakta Tewasnya Wanita Gresik yang Dibacok Mertua, Mulai dari Kronologi hingga Curhatan Terakhir

Berikut ini fakta mengenai tewasnya Erna setelah dibacok mertua sendiri, mulai dari kronologi kejadian hingga curhatan terakhir


zoom-inlihat foto
ilustrasi-pembacokan.jpg
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
ILUSTRASI-pembacokan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Erna, warga RT 05/02 Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, tewas dibacok mertuanya sendiri pada Minggu (6/10/2019).

Ketika peristiwa berdarah itu terjadi Syaiful Arif (35) suami Erna sempat kaget mendengar jeritan istrinya dari kamar.

Syaiful Arif menemukan sang istri sudah dalam keadaan terkapar di lantai kamar.

Ia terkena sabetan sabit ayah mertuanya sendiri, Suwoto (56) di bagian leher.

Tak hanya Erna, ibu mertunya pun ikut terkena sabetan senjata tajam Suwanto.

Namun, nyawa Erna tak tertolong setelah sabit yang dibawa ayah mertuanya itu melukai lehernya.

Suami Erna pun kaget melihat istrinya bersama ibunya sudah tergeletak bersimbah darah.

Baca: Action Figure Osama bin Laden Dijual di Situs Belanja Online, Ini Wujud dan Harganya

Sementara itu, Kamsinga, ibu mertua Erna yang juga istri dari pelaku hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolrses Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat menjenguk Kamsinga (54) di IGD RSUD Ibnu Sina, Senin (7/10/2019).
Kapolrses Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat menjenguk Kamsinga (54) di IGD RSUD Ibnu Sina, Senin (7/10/2019). (surya.co.id/istimewa)

Sempat Curhat Kepada Sahabat

Korban Erna (47) dikenal sebagai sosok yang baik di lingkungan tempat tinggalnya.

Sehari sebelum meninggal dunia, Erna sempat curhat kepada sahabatnya Astuti.

Rupanya, itu merupakan curhatan terkakhir Ernah kepada Astusi.

Astusi bekerja sebagai Sekretaris Desa Madumulyorejo ditempat tinggal korban menceritakan pertemuan terkahirnya dengan Ernah.

Astuti terlihat sedih lantaran tak menyangka sahabatnya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

"Malam sebelum kejadian, Erna bilang ke saya. Bapak sepertinya kumat, keluar masuk rumah. Mungkin obatnya habis. Besok mau saya rujuk," katanya sambil menirukan ucapan korban, Senin (7/10/2019) dikutip TribunnewsBogor.com dari Surya.co.id

Baca: Cemburu Pacarnya Masih Berhubungan dengan Mantan Suami, Pria Ini Tusuk Perutnya Sendiri

Asturi yang ditemui di Balai Desa Madumulyorejo itu hanya menatap meja di balai desa dengan tatapan kosong.

Dia tak menyangka, ternyata itu adalah curhatan terakhir Erna.

Astuti langsung menghentikan aktivitasnya melipat taplak meja.

Dia memberi tahu kenangan terakhir bersama korban saat gerak jalan menggunakan pakaian berwarna oranye.

"Ternyata itu yang terakhir kalinya," ujarnya.





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved