Fakta Anak 12 Tahun Dikurung di Kandang Ayam: Orang Tua Sibuk Kerja hingga Dijanjikan Rumah Baru

Berikut deretan fakta baru bocah 12 tahun yang dikurung di kandang ayam oleh kedua orang tuanya.


zoom-inlihat foto
bocah-dikurung.jpg
KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMAN
Moh. Efendi (12) dikurung di dalam bekas kandang ayam oleh orang tuanya karena memiliki kelainan sifat sejak lahir. Efendi dikurung karena sering merangkak hingga pernah ditemukan di hutan dan pinggir sungai.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Beberapa hari ini publik dihebohkan dengan penemuan bocah berumur 12 tahun yang dikurung di bekas kandang ayam.

Dilansir oleh Kompas.com. akhirnya Moh Afendi (12) yang dikurung tersebut akan dikeluarkan dari bekas kandang ayam tempat selama ini ia dikurung.

Bocah asal Dusun Bringin, Desa Angsana, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur tersebut dikeluarkan dari kandang ayam, karena akan menjalani pengobatan dan terapi di rumah sakit.

Efendi dikurung lantaran memiliki kelainan sifat dibandingkan dengan bocah seusianya, saat usia tiga tahun ia tidak bisa berjalan dan tidak bisa bicara.

Bocah 12 tahun tersebut hampir menghabiskan seluruh masa kecilnya di balik kandang ayam.

Ia tinggal di balik kandang ayam berukuran kurang lebih empat kali tiga meter.

Berikut adalah fakta tentang Efendi, bocah yang dikurung di bekas kandang ayam dikutip TribunnewsWiki dari Kompas.com :

1. Orang Tua Sibuk Bekerja

Kepala Desa Angsana, Moh Masduki mengatakan, pihaknya telah membantu pengobatan Efendi.

Namun, baru dua kali perawatan, kedua orangtua Efendi menghentikannya alasan tak punya biaya untuk mengantar anaknya ke rumah sakit.

Orangtua juga beralasan sibuk bekerja sehingga sulit mencari waktu mendampingi Efendi berobat ke rumah sakit.

"Tadi saya ke rumah Efendi menanyakan masalah kenapa tidak dibawa ke rumah sakit, ternyata mereka sibuk," ujar Moh. Masduki melalui sambungan telepon, Sabtu (5/10/2019) dikutip dari Kompas.com.

2. Pihak Kepala Desa Siapkan Mobil Khusus untuk Antar Efendi

Masduki mengatakan, pekan depan pihak desa akan menyiapkan kendaraan khusus demi mengantar Efendi berobat dan terapi di rumah sakit, ia pun meminta orangtuanya untuk mendampingi.

"Saya bilang kepada kedua orangtuanya agar jangan mikir pekerjaan terus, tetapi kondisi anaknya juga diperhatikan," imbuh Masduki.

M Efendi saat dikurung dibekas kandang ayam di Dusun Bringin, Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jumat (4/9/2019)
M Efendi saat dikurung dibekas kandang ayam di Dusun Bringin, Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jumat (4/9/2019) (TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian)

3. Pastikan Pengobatan dan Terapi Gratis

Masduki juga sekaligus memastikan bahwa pengobatan dan terapi untuk Efendi nantinya tidak akan dikenakan biaya alias gratis.

Sebab Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan setempat sudah membantunya menggunakan kartu BPJS.

4. Minta Agar Efendi Tidak dikurung Lagi di kandang ayam

Masduki juga telah meminta kepada kedua orangtua Efendi yakni Hamzah (40) dan Latifah (36) agar Efendi jangan dikurung di tempat yang sempit lagi, melainkan di sebuah ruangan yang lebih luas dan layak.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved