Jelang Pelantikan Presiden, Berikut Prediksi Kabinet Jokowi 2019-2024, Ada Dua Kementerian Baru?

Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Joko Widodo telah memberikan bocoran terkait gambaran kabinet terbaru.


zoom-inlihat foto
jokowi-maaruff.jpg
Presidential Palace/Agus Suparto
Calon Presiden 01 Joko Widodo (kiri) bersama Cawapres Ma'ruf Amin (kanan) di ruang tunggu Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jarata, Kamis (27/6/2019) malam. Jokowi dan Cawapresnya nonton bareng sidang putusan PHPU Mahkamah Konstitusi, sebelum berangkat ke Osaka untuk KTT G20.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Joko Widodo telah memberikan bocoran terkait gambaran kabinet terbaru.

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden akan digelar pada 20 Oktober 2019.

Seiring pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, akan diikuti hadirnya kabinet baru dengan komposisi yang berbeda.

Hingga berita ini ditulis, Jokowi-Ma'ruf masih menutupi siapa yang akan menjadi menteri di kabinet baru.

Namun demikian, Jokowi telah memberikan bocoran terkait gambaran kabinet baru.

Ada beberapa menteri yang dipertahankan, namun ada pula menteri yang keluar dari kabinet dan diberi posisi lain.

Seperti diketahui, beberapa menteri kabinet saat ini mengundurkan diri karena memilih bertugas di DPR RI.

Dihimpun Tribunnewswiki dari berbagai sumber, Jumat (4/10/2019) berikut prediksi menteri-menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf:

1. Dua Kementerian Baru

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan belasungkawa kepada 2 mahasiswa yang tewas dalam aksi demo di Sulawesi Tenggara.
Presiden Jokowi menyampaikan ucapan belasungkawa kepada 2 mahasiswa yang tewas dalam aksi demo di Sulawesi Tenggara. (facebook presiden joko widodo)

Dikutip dari Warta Kota, Presiden Jokowi menyebut akan membentuk dua kementerian baru yaitu Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Investasi.

"Kita melihat perkembangan dunia yang begitu cepat dan pemerintah ingin merespons itu secara cepat maka ada kementerian-kementerian baru," kata Jokowi.

Baca: Puan Maharani Jadi Ketua DPR: Siap Ubah Citra Wakil Rakyat, Jokowi Tunjuk Plt Menko PMK

Baca: Surya Paloh Warning Jokowi agar Hati-hati Soal Ini: DPR Bisa Pecat Jokowi seperti Gus Dur

Perihal nama-nama yang akan diumumkan untuk mengisi kabinet barunya, Jokowi mengaku akan melihat momentum yang tepat.

"Kita melihat momentumnya. Mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu. Kita lihatlah, tetapi kalau kita lihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti sehingga sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik, tetapi ini masih tetap kita hitung," ujarnya.

2. Menteri Muda

Jokowi mengatakan akan ada menteri yang berusia muda di kabinetnya.

Dikutip dari Tribunnews.com, saat mengadakan pertemuan dan makan siang bersama sejumlah pimpinan redaksi media massa di Istana Merdeka pada 14 Agustus 2019 lalu, Jokowi menyatakan sudah memilih menteri berusia muda untuk masuk ke dalam pemerintahan periode kedua bersama Maruf Amin.

Jokowi mengungkapkan bahwa calon menteri tersebut ada yang usianya di bawah 35 tahun, bahkan ada yang di bawah 30 tahun.

"Mereka berasal dari profesional, bukan partai. Punya pengalaman manajerial yang kuat," ujar Jokowi, dikutip dari Kompas.com.

Baca: Jokowi Tinggalkan Gedung DPR, Pengunjuk Rasa Kembali Bermunculan

Baca: Agar Jokowi Tak Dilengserkan Mahasiswa seperti Soeharto, Ini Solusi yang Wajib Dilakukan Jokowi

3. Jatah Parpol 45 Persen

Presiden Joko Widodo menyebut kabinet barunya akan diisi oleh 55 persen profesional dan 45 persen kader partai politik.

"Iya 55 persen profesional, 45 persen dari partai," kata Jokowi usai menghadiri HUT Pramuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Rabu (14/8/2019), dikutip dari Kompas.com.

Jokowi menegaskan bahwa semua pihak harus menerima komposisi tersebut.

Elite parpol tak boleh menolak, karena menurut Jokowi penyusunan kabinet adalah sepenuhnya hak prerogatif presiden.

"Kamu tahu tidak kabinet itu apa? Kabinet itu hak prerogatif presiden. Menteri itu adalah hak prerogatif presiden," tegas Jokowi, seperti dilansir Tribunnews.com.

Baca: Presiden Jokowi Bertemu Ketua Umum Parpol Pendukung, Bahas UU KPK

4. Prediksi Menteri yang Dipertahankan

Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengungkapkan siapa saja sosok menteri di Kabinet Kerja I yang layak dipertahankan.

Ketujuh sosok menteri itu adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono; Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti.

Nama Menteri Pertanian, Amran Sulaiman; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro juga masuk ke dalam prediksi menteri yang dipertahankan.

Selanjutnya, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati; dan Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi.

Dikutip dari Tribunnews, ketujuh nama menteri tersebut dianggap mampu membantu Jokowi merealisasikan janji kampanye untuk periode 2019-2024.

5. Jokowi Tak Minta Pelantikan Dimajukan

Presiden Joko Widodo tidak pernah meminta pelantikan dirinya bersama Ma'ruf Amin untuk dimajukan satu hari pada 19 Oktober 2019.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan, Presiden Jokowi pasti memahami tentang ketatanegaraan dan yang menyampaikan pelantikan untuk dimajukan pun bukan dari pihak Istana.

"Tapi yang mendengar-dengar, sehingga itu tidak ada (permintaan dimajukan)," tutur Pramono di kantornya, Jakarta, Rabu (2/10/2019), seperti dilansir Tribunnews.com.

Pramono berpendapat bahwa Presiden Jokowi akan mematuhi keputusan yang telah diputuskan oleh KPU, yaitu periode masa pemerintahan maupun DPR selama lima tahun, tidak lebih dan tidak kurang.

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved