Menurutnya, Courtois disebut mirip dengan kiper Manchester United, David De Gea, yang sempat tidak mendapat perlakukan yang tepat sehingga berpengaruh terhadap performanya di lapangan.
Baca: Hasil Pekan 5 Liga Spanyol: Madrid Menang, Tim Papan Curi Puncak Klasemen
"Real Madrid wajib memperlakukannya (Courtois) dengan cara yang sedikit berbeda," kata Lemmers dikutip Tribunnewswiki.com dari Kompas.com, Jumat (4/10/2019).
"Dia pemain yang spesial dan tidak selalu tampil di level terbaik dengan timnas Belgia, tetapi di sana dia justru terkena sindrom De Gea," ucap Lemmers.
Secara keseluruhan, sejak berkostum Real Madrid, penjaga gawang 27 tahun itu sudah kebobolan 59 kali dari 43 penampilan.
Baca: Hendak Didekati Barcelona, Real Madrid Segera Pastikan Bintang Mudanya Ini Tetap Bertahan
Jumlah tersebut memang terlalu banyak bagi kiper yang mengawal gawang klub besar macam Real Madrid.
Catatan tersebut juga kerap membuat Courtois dikambinghitamkan ketika Real Madrid menelan hasil minor.
Namun, menurut Lemmers, hal tersebut tidak fair karena segala bentuk kekalahan merupakan tanggung jawab tim, bukan pemain seorang.
"Jika seisi Santiago Bernabeu mencibirnya, Anda seharusnya menganggap itu sebagai kritik untuk seluruh tim," ujar Lemmers.
"Dia merupakan kiper bagus dan dia akan mencoba untuk membuat Real Madrid bahagia kembali," ujar Lemmers.
(Tribunnewswiki.com/Haris)