TRIBUNNEWSWIKI.COM - Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan Rapat koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian pada Rabu (25/09/2019) lalu.
Rakornas Kepegawaian tersebut menghasilkan keputusan mengenai rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2019.
Hasil rapat tersebut diumumkan secara resmi melalui Siaran Pers Nomor: 085/RILIS/BKN/X/2019 pada (01/10/2019)
Dalam rilis tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan menyampaikan beberapa informasi penting, diantaranya :
- Rekrutmen CPNS 2019 akan diumumkan pada minggu keempat bulan Oktober.
- Pendaftaran CPNS 2019 akan dilakukan mulai November.
- Proses seleksi administrasi CPNS akan dilakukan pada Desember
Baca: 10 Kandidat Ketua MPR 2019-2024, DPD Pilih Fadel Muhammad, Nama Bamsoet dan Ahmad Muzani Mencuat
Rekrutmen CPNS 2019 membuka formasi sebanyak 197.111 dengan perincian 37.854 untuk kementerian atau lembaga, dan 159.257 formasi untuk daerah.
Namun angka tersebut masih dalam tahap finalisasi hingga rilis BKN dan artikel ini diunggah.
Melalui rilis tersebut BKN mengimbau masyarakat yang tertarik untuk mendaftar secagai CPNS 2019, juga harus mempertimbangkan kondisi sebagai berikut :
- Formasi kementrian dan atau lembaga harus sesuai dengan skema kabinet pascapelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang.
- Proses rekrutmen CPNS meliputi masa pengumuman selama 15 hari kalender, penyampaian persyaratan pelamaran secara daring (online) selama 10 hari, dan lain sebagainya.
- Hal tersebut tidak dapat diubah atau dipersingkat sesuai dengan PP Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS.
- Anggaran rekrutmen dan gaji CPNS 2019 pada sebagian Kementrerian, Lembaga, dan Daerah kemungkinan telah dialihkan untuk kegiatan prioritas serta harus selesai dipertanggungjawabkan pada pertengahan Desember.
Okeh karena itu jika proses dipaksa selesai pada 2019, maka akan menimbulkan konsekuensi anggaran yang rumit. - Untuk menghindari kesalahan input seperti yang terjadi pada rekrutmen CPNS 2018, sebagnyak 541 Kementerian, lembaga dan Daerah yang membuka formasi CPNS 2019 harus melaksanakan training dan entry formasi sistem daring yang baru.
- Beberapa wilayan Indonesia Timur seperti Papua, Papua Barat, Maluku dan NTT akan libur lebih lama untuk pelaksanaan perayaan Natal.
Oleh karena itu proses rekrutmen CPNS di daerah tersebut tidak akan berjalan optimal pada Desember.
Baca: Ini Awal Mula Istilah 1X24 Jam Harap Lapor: Ternyata Ini Warisan 2 Penjajah Kontrol Warga
Rekrutmen CPNS 2019 tersebut merupakan bagian dari perencananaan SMART Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2020-2024.
Kebijakan SMART ASN dirancang sesuai dengan arah pembangunan nasional dan potensi daerah, serta jabatan spesifik sesuai dengan core business instansi.
Masyararakat yang tertarik melamar CPNS juga diimbau untuk memantau informasi resmi rekrutmen CPNS dalam akun sosial media resmi BKN dan situs web www.bkn.go.id.
Masyarakat juga dapat memantau situs yang dikelola oleh masing-masing Kementerian, Lembaga, maupun Daerah.
Masyarakat wajib waspada terhadap informasi hoax atau palsu terkait rekrutmen CPNS 2019 dengan tidak mempercayai informasi yang tidak berasal dari akun atau situs resmi.
Selain itu masyarakat juga diimbau untuk tidak mempercayai oknum yang mengklaim dapat membantu dalam proses rekrutmen CPNS 2019.
Rekrutmen CPNS 2019 dilaksanakan secara transparan melalui https://sscasn.bkn.go.id.
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)