"Kemarin tuh gate belum dibuka sampai jam tujuh malam. Padahal kami sudah antre kan dari jam empat. Gate harusnya buka jam lima sore," ucapnya ketika dihubungi terpisah.
Urutannya, menurut Marni, pemegang tiket kategori termahal masuk duluan lalu diikuti pemegang tiket termurah.
Konser yang seharusnya dimulai pukul 18.30 WIB menjadi 19.30 WIB.
"Fans tuh sudah teriak-teriak, ngomel-ngomel ke promotor minta pintu dibuka, enggak dibuka-buka. Jam tujuh-an lah dibuka," ujar Marni.
"Cuma nih. Pas semuanya belum masuk, tiba-tiba sudah mulai. Sudah nyanyi 'Indonesia Raya'. NU’EST tampil pertama. Padahal ratusan fans tribun yang paling murah intinya, masih di luar," lanjutnya.
Hingga lagu pertama NU’EST selesai, menurut Marni, masih banyak penonton yang belum bisa masuk lantaran masih mengantre sesuai kategori.
"Terus NU'EST ment (menyapa penonton) itu baru rombongan tribun masuk. Tapi kan kudu naik ke lantai dua cari tempat duduk, ngantre berebutan. Intinya waktu NU'EST itu enggak enjoy. Karena cuma nikmati penampilan akhir mereka," katanya.
"Kabarnya NU'EST buru-buru harus ke bandara. Karena konser molor, mereka juga begitu deh sebentar Ah' pokoknya kecewa," ujar Marni lagi.
Pihak promotor juga tidak memberikan kesempatan para fans untuk memberikan hadiah untuk para idol.
Diketahui hal tersebut wajar dan rutin dilakukan para penggemar ketika konser K-pop.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)