TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penangkapan Dandhy dan Ananda Badudu mendapatkan protes dari kalangan artis.
Dikutip dari Kompas.com, satu diantaranya yakni komika dan sutradara Ernest Prakasa yang memprotes penangkapan tersebut.
"Gw protes keras Ananda ditangkap. Dia bukan orang jahat," tulis Ernest saat dihubungi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (27/9/2019).
Sebelumnya Ananda Badudu melakukan penggalangan dana untuk aksi demo mahasiswa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 23-24 September 2019.
Penggalangan dana dilakukan oleh Ananda Badudu melalui situs kitabisa.com.
Ernest Prakasa berharap Ananda Badudu segera dipulangkan menyusul Dandhy Laksono.
Ernest Prakasa mengatakan hal tersebut di dalam akun twitter pribadinya @ernestprakasa.
"Dandhy Laksono sudah dipulangkan. Semoga Ananda Badudu juga segera. Ini sungguh konyol," tulis Ernest.
Bentuk dukungan yang diberikan Ernest dengan mengunggah twit petisi di change.org.
Petisi tersebut dibuat oleh Rara Sekar saat di Banda Neira.
Ernest Prakasa juga memberikan komentar mengenai penangkapan tersebut.
Menurutnya bagaimanapun Joko Widodo bertanggung jawab atas penangkapan tersebut.
"Jujur sejujur-jujurnya, gw masih sulit percaya bahwa Jokowi yang menginginkan penangkapan2 ini. Tapi, sebagai panglima tertinggi, beliau tetap harus bertanggungjawab," lanjut Ernest.
Tidak hanya Ernest Prakasa, Dian Sastrowardoyo juga angkat suara mengenai penangkapan yang diterima oleh Dhandy Dwi Laksono dan mantan personel Banda Neira Ananda Badudu.
Lewat akun instagram, Dian Sastro kaget dan heran dengan penangkapan terhadap keduanya.
Tulisan pada insta story Dian Sastro menyebutkan jika Dandhy merupakan aktivis, eks jurnalis, founder Watchdoc, dan produser film Sexy Killers ini ditangkap polisi.
Penangkapan tersebut dikarenakan tuduhan melanggar UU ITE.
"Ananda Badudu, musisi. Ditangkap polisi karena dianggap mendanai demo. Padahal dia cuma galang dana di kitabisa.com untuk bantu logistik mahasiswa. Kenapa jadi begini sih?" tulis Dian.
Dian juga meminta para warganet untuk melihat penangkapan Ananda Badudu di insta story akun instagram mantan jurnalis majalah Tempo.
"Lihat IG story @anandabadudu saya jadi inget gimana rasanya nonton film #IstirahatlahKataKata dan proses penangkapan #WidjiThukul dan ketegangan saat membaca novel #LautBercerita karya @leilachudori," tulis Dian lagi.