Danur 3: Sunyaruri Tayang Besok, Sutradara Ceritakan Ketegangan Selama Proses Produksi Berlangsung

Film yang diadaptasi dari novel karya Risa Saraswati ini membuat Awi Suryadi lega karena akan segera dirilis.


zoom-inlihat foto
danur-3-khfjkldshfshf.jpg
(KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA)
Jumpa pers Danur 3: Sunyaruri di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019). Terlihat di dalamnya Prilly Latuconsina, Manoj Punjabi, Syifa Hadju, Umay Shahab, Rizky Nazar, dan Steffi Zamora.


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Film Danur 3: Sunyaruri akhirnya tayang besok Kamis (26/9/2019).

Film yang disutradarai Awi Suryadi ini ditunggu oleh masyarakat Indonesia karena merupakan sekuel terakhir dari kisah Danur.

Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (25/9/2019), film yang diadaptasi dari novel karya Risa Saraswati ini membuat Awi Suryadi lega karena akan segera dirilis.

"Sejujurnya sangat bersyukur malam ini (pemutaran perdana) tiba karena setelah ini benar-benar akhirnya saya bisa tidur enam jam. Karena selama ini tidur saya hanya tiga jam," ucap Awi dalam jumpa pers di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).

Awi menceritakan banyak hal yang membuat dirinya tegang ketika proses produksi berlangsung.

Satu di antaranya yakni proses syuting yang berat, bahkan pemain utamanya juga jatuh sakit.

"Ada adegan berat yang enggak bisa dilakukan karena Prilly Latuconsina sakit. Dia enggak kelihatan sakit sampai ada yang bilang Prilly Latuconsina mau pingsan," ucapnya.

"Cerita paling menegangkan itu sih karena saya enggak pernah syuting seberat ini. Entah ini terakhir atau tidak, kita anggap ini yang terakhir lah setiap mengerjakan project," sambungnya.

Film Danur 3: Sunyaruri
Film Danur 3: Sunyaruri (Instagram/danurmovie)

Sebelumnya diberitakan naskah dalam cerita ini dibuat hampir satu tahun dan mengawali revisi sebanyak tiga kali.

Pemeran utama sebagai Risa yakni Prilly Latuconsina yakin jika Danur 3: Sunyaruri akan tembus hingga satu juta penonton.

Prilly menyatakan jika Danur telah memiliki penonton setia.

Menurut Prilly film yang diadaptasi dari buku karya Risa Saraswati dapat menjadi kunci larisnya film ini, karena diangkat dari kisah nyata.

"Nah di Danur ini kenapa aku yakin karena Danur ini dari awal film horor belum in lagi belum booming lagi, dia (Danur) sudah ada pasarnya sendiri karena danur itu diangkat dari buku dan diangkat dari kisah nyata," ucap Prilly dalam jumpa pers rilis official trailer " Danur 3: Sunyaruri" di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019).

Press Conference perilisan Official Trailer #DANUR3: #SUNYARURI
Press Conference perilisan Official Trailer #DANUR3: #SUNYARURI (Instagram/prillylatuconsina96)

Hal ini membuat Prilly yakin sekuel film Danur selalu dinanti oleh penikmat film horor.

"Ini ceritanya sudah dari dulu disukai. Sudah ada memang yang sudah langganan mau nonton mau tahu cerita Risa," ucapnya.

Namun ketika ditanya berapa target penonton yang ingin dicapai, Prilly tidak menjawabnya secara gamblang.

"Tergantung Tuhan saja nih. Semoga tenaga energi yang kita keluarkan bisa membuahkan penonton yang banyak karena siapa sih yang enggak mau karyanya ditonton sama banyak orang," imbuhnya.

Sekuel Danur telah memiliki banyak kesuksesan dari segi penonton.

Untuk Danur: I Can See Ghosts (2017) meraih 2,7 juta penonton, sekuel keduanya, Danur 2: Maddah (2018) meraih 2,5 juta penonton.

Asih (2018) yang merupakan spin-off atau sempalan dari Danur universe yang meraih 1,7 juta penonton.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved