Mengenang Moses Gatotkaca, Mahasiswa yang Terlibat Tragedi Gejayan 1988 Yogyakarta

Moses Gatotkaca ditemukan telah tergeletak oleh seorang mahasiswa di sekitar Posko PMI di Sanata Dharma ketika aksi mahasiswa 1998 Yogyakarta 1998.


zoom-inlihat foto
jalan-gejayan-saat-reformasi-1998.jpg
Gary Dean okusiassociates.com
Jalan Gejayan saat Reformasi 1998 (Gary Dean okusiassociates.com)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Trending tagar GejayanMemanggil masih menduduki nomor 1 trending di Twitter Indonesia.

Aksi ajakan yang kembali digelar di Yogyakarta ini mengandung banyak aksi sejarah.

Gejayan merupakan padukuhan yang berada di kelurahan Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Seiring berkembangnya waktu, nama Gejayan identik dengan Jalan Gejayan yang menjadi satu di antara pusat penjualan gadget.

Gejayan juga merupakan lokasi aksi mahasiswa pada 1998 di Yogyakarta itu, sempat porak-poranda karena kericuhan saat demonstrasi.

Dikutip dari Tribun Jogja yang dirilis pada 2016, peristiwa sejarah memperjuangkan pada 1998 di Yogyakarta ini ternyata memakan korban.

Korban tersebut seorang mahasiswa bernama Moses Gatotkaca.

Saat itu, Moses Gatotkaca tengah melintasi kawasan yang dilakukan aksi demokrasi yang ricuh.

Ia kemudian dihajar oleh aparat lantaran dikira merupakan mahasiswa demonstran.

Baca: Aksi Gejayan Terulang Lagi, Ini Sejarahnya Pernah 3 Kali Terjadi

Jalan Moses Gatotkaca Gejayan Yogyakarta
Jalan Moses Gatotkaca Gejayan Yogyakarta

“Setahu kami, Moses mau mencari makan malam setelah waktu maghrib. Dia lewat selatan kampus Sanata Dharma, di sana ada demo anarkis,"

"Moses dikira masa demonstran dan dipukuli, sampai akhirnya meninggal,” kata Sunarto yang tempat tinggalnya tak jauh dari indekos yang pernah didiami Moses.

Warga Pringgodani, Mrican, Sleman ini pun mengenang peristiwa sejarah tersebut.

Ketika itu kawasan Gejayan merupakan tempat bersejarah sekaligus saksi bisu aksi mahasiswa 1998 di Yogyakarta.

Dimana mahasiswa kampus se-Yogjakarta menyalurkan segala aspirasi mereka.

Mulai dari aksi demonstrasi yang berjalan dengan damai, hingga aksi demonstrasi yang berujung ricuh.

Diungkapkannya saat aksi tersebut berlangsung, sebelum Moses Gatotkaca meninggal, sebagian kecil warga sekitar tidak berani keluar rumah ketika malam.

Ketakutan itu bertambah saat mengetahui terdapat korban salah sasaran oleh aparat.

 

Kala itu, menurutnya, sebagian besar warga sekitar tak berani keluar pada malam selama beberapa hari.

“Tapi saat Moses Gatotkaca, masyarakat Yogyakarta ikut berduka. Sewaktu jenazah mau dimakamkan, banyak sekali orang yang ikut mengantarkan,” ucapnya.

Puteri pertama Sunarno, Eka Srihartini mengaku, peristiwa meninggalnya Moses Gatotkaca kareka kerusuhan di Gejayan terjadi saat dirinya duduk di bangku TK.

Baca: Trending #GejayanMemanggil di Twitter, Aksi Demo Mahasiswa 1998 Kembali Terulang di 2019

Jalan Gejayan Sleman. (TRIBUN JOGJA)
Jalan Gejayan Sleman. (TRIBUN JOGJA) (TRIBUN JOGJA)




Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved