TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan penyanyi cilik, Tina Toon kini tengah fokus menjalani profesi barunya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta.
Tina Toon mengungkapkan diangkatnya dia menjadi anggota DPRD DKI Jakarta tak lepas dari pro dan kontra masyarakat.
"Banyak yang mendukung, banyak yang meremehkan, ada yang bully, ada yang kasih masukan, dan lain-lain," ujar Tina Toon, dikutip dari Grid.ID, Jumat (20/9/2019).
Meski demikian, Tina Toon tetap menerima masukan dari para penggemarnya.
Dirinya harus tetap menerima konsekuensi yang didapatkan.
"Pasti aku terima. Tapi kalau cuman bully-an dan sifatnya kebencian karena pilihan politik yang berbeda, enggak usah ditanggapi," kata Tina Toon.
Tina Toon terkenal di tahun 1999 sebagai penyanyi cilik dengan ciri khas gerakan leher dan kepalanya.
Kini selain menjadi seorang artis, Tina berhasil menjadi anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai PDIP.
Lewat partai PDIP, Tina Toon maju ke DPRD DKI Jakarta lewat Daerah Pemilihan (Dapil) II, Cilincing, Koja, Kelapa Gading dan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.
Namun rupanya, sebelum menjadi anggota DPRD, Tina Toon pernah mengalami gangguan jiwa.
Dilansir TribunPontianak, Jumat (6/9/2019), saat berada di usia 13-15 tahun, Tina Toon pernah mengalami gangguan jiwa ringan.
Saat itu, dirinya sering dilanda setres.
Tina mengakui bahwa saat itu dirinya susah tidur.
"Aku merasa this is not me. Nah, aku tuh stresnya di situ," ungkap Tina Toon.
Di usia 13-15 tahun merupakan masa transisi bagi Tina Toon.
Hingga situasi berubah ketika beranjak dewasa.
Tina Toon harus bisa beradaptasi dengan kondisi tersebut.
Baca: Deretan Fakta Tina Toon, Pernah Alami Gangguan Jiwa hingga Jadi Anggota DPRD
Baca: Anggota DPRD Bekasi dan Jakarta Ramai Gadikan SK, Pinjam Uang hingga Rp 1 Miliar, Bayar Utang Pileg
"Jadi, aku pernah merasakan down, enggak pede (percaya diri)," lanjutnya.
Bahkan, Tina Toon sampai berkonsultasi dengan orang pintar dan berpendidikan seperti motivator.
Namun, Tina Toon merasa bersyukur punya keluarga yang tak pernah absen memberikan dukungan kepadanya.
"Pada akhirnya aku bisa berprestasi lagi, jadi enggak sampai ribut," tandas Tina Toon.
Dikutip dari Kompas.com, Tina Toon bercerita memang menyukai dunia politik dan aktif di partai.
"Kalau misalnya mau jadi anggota DPRD karena memang dari dulu passion aku sih di politik dari kecil. Karena saat aku kecil aku sering ikut debating class," kata Tina.
Selain memiliki passion di politik, ia juga mengaku suka dunia hukum.
Ia sering membaca beberapa perda (peraturan daerah) setiap daerah.
Bahkan, jadi kebangggan sendiri baginya jika akhirnya terpilih menjadi anggota DPRD.
Sebab dia akan memiliki wewenang menyusun dan mengesahkan peraturan daerah.
Baca: Setelah Dilantik, Sejumlah Anggota DPRD Jadikan SK Sebagai Jaminan Pinjaman Uang ke Bank
Lewat perda-perda itu, dia berharap bisa membantu dan memperjuangkan aspirasi banyak orang.
Ia juga pernah mendapatkan sebuah cobaan ketika alat peraga spanduknya dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, saat malam Hari Raya Natal tahun 2018 lalu.
Namun, ia tak mempermasahkan hal itu sebab percaya perjuangannya tak akan membohongi hasil.
"Mungkin banyak tantangan awalnya aku, tim sama adik aku, sampai tiba-tiba bisa banyak yang mendukung aku. Aku percaya Tuhan menugaskan di sini harus dijalankan dengan baik," kata Tina.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Afitria Cika)