Namun, menurut pengakuan Tiga Setia Gara, polisi justru menyalahkan dia karena menganggapnya telah berbohong.
"Dan sekarang kita berantem lagi dan dia mau mukul gua makanya gua telpon 911
buat loe tau apa yang terjadi? polisi bilang gua yang salah karena gua imigran,
karena gua terlihat dramatik padahal gua udah tunjukin foto-foto cacat gua," ujar dia.
Tiga Setia Gara melanjutkan, ia berharap kepada siapa saja yang menonton videonya tersebut agar menolongnya dapat pulang ke Indonesia.
Ia berharap pula mendapat telepon Kedutaan Besar RI dan membantunya pulang.
Sambil menangis, Tiga Setia Gara memohon kepada siapa saja yang menonton videonya.
"Gua udah gak kuat, gua udah bohongin di instagram, gua bohong sama keluarga, gua gua udah gak kuat di sini.
Siapapun yang nonton siapapun yang nonton instagram gua tolong telpon embassy Indonesia,
gua nggak ngerti gua gaptek banget, gua gak ngerti harus gimana, gua mau pulang ke indonesia."
"Tolong, tolong, di sini polisi juga sarkastik. sakastik bilang gua pembohong, kenapa gua bohong, nggak ada untungnya buat gua.
plis tolong siapapun saiapun yang nonton vido ini tolong pulangin gua, pulangin gua tolong," ujarnya memohon.
Terlihat dalam postingan akun Instagram Tiga Gara, ia memang pernah memposting foto-foto saat operasi.
Foto tersebut diposting pada bulan Juni dan Agustus 2019.
Dalam salah satu unggahan foto ia nampak duduk dengan kaki yang dibalut perban yang diunggah pada 29 Sgustus 2019.
“Hari ini adalah hari pertama gua untuk Psycal Therapy, harus sabar, dan kontrol otak banget,
karena kalau enggak, badan gak bisa gerak kalau kepala gak bilang gerak.
Well, ACL surgery is make me learn about everything, terutama mengenai Tuhan.
Ketika gua sehat, gua berasa gak pernah ada waktu buat merenung, apalagi bersyukur, yang ada malah merasa kekurangan dan komplen terus.
Semuanya serasa tidak pernah cukup. Semenjak gua sakit, gua gak bisa tidur enak, lidah pahit, apalagi badan yang biasa serba gerak dan aktif, mendadak menjadi "diam".