Muridnya Bawa Granat ke Dalam Kelas, Seorang Guru TK Lapor ke Polisi

Seorang guru TK menghubungi pihak kepolisian setelah menemukan granat di dalam kelas yang dibawa oleh muridnya.


zoom-inlihat foto
siswa-tk-di-swedia-bawa-granat.jpg
Pixabay
Ilustrasi granat


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Seorang guru TK di kawasan Kristianstad, Swedia, panik menemukan benda mencurigakan di dalam kelas, Selasa (10/9/2019).

Belakangan diketahui, benda mencurigakan itu adalah granat.

Guru TK itu menemukan granat tersebut setelah kegiatan belajar mengajar usai.

Sang guru kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Dikutip dari Hai.grid.id, Sabtu (15/9/2019), pihak kepolisian kemudian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan tersebut.

Setelah menyadari bahwa benda yang ditemukan itu adalah sebuah granat, pihak kepolisian pun langsung menghubungi tim penjinak bom.

Karena dinilai terlalu berbahaya untuk dijinakkan, tim penjinak bom kemudian mensterilkan lingkungan sekitar TK lebih dulu sebelum membongkar granat yang ditemukan itu.

Baca: Demi Bolos Sekolah, Siswi SD Pura-pura Jadi Korban Penculikan

siswa tk di swedia bawa granat1
Ilustrasi granat.

Hal tersebut bertujuan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa jika seandainya terjadi ledakan.

Setelah ditelusuri, granat tersebut ternyata dibawa oleh seorang murid di TK tersebut.

Berdasarkan keterangan kepolisian setempat, anak tersebut diketahui menemukan granat tersebut di sebuah lapangan yang biasanya digunakan untuk latihan para anggota militer.

“Para anggota militer biasanya memakai lapangan tersebut sebagai tempat latihan mereka. Tapi dalam saat tertentu, mereka membuka lapangan itu untuk umum di mana orang-orang diberi tahu untuk tidak menyentuh benda-benda yang ada," ujar polisi.

Baca: VIRAL, Siswa Kejang-Kejang di Sudut Kelas Setelah Bermain Game Online

Lebih lanjut, pihak kepolisian tidak menjelaskan secara rinci soal identitas anak yang membawa granat ke sekolah itu.

Mereka hanya mengatakan bahwa dia merupakan seorang siswa berusia di bawah tujuh tahun.

Sementara itu, petugas kepolisian lainnya, Thomas Soderberg menjelaskan bahwa hal tersebut sangatlah berbahaya.

Pasalnya, bisa saja granat meledak sewaktu-waktu ketika anak-anak tengah berada di dekatnya.

“Ini merupakan hal yang sangat berbahaya. Jika meledak ketika anak-anak di sekitarnya, itu bisa sangat buruk. Anak tersebut mungkin berpikir itu terlihat keren dan ingin memamerkannya. Aku pikir orang tuanya juga nggak tahu bahwa mereka memiliki granat di rumah,” ujar Soderberg.

Baca: Gunadiono, Bocah asal Jombang, sejak Kelas 3 SD Rawat Ibu yang Stroke: Tiap Hari Saya Jaga Ibu

Meski begitu, kasus tersebut saat ini sudah ditutup dan dianggap selesai oleh pihak kepolisian.

Mereka memutuskan untuk tidak melakukan penyelidikan secara criminal.

(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved