Undur Diri dari Pimpinan KPK, Saut Situmorang Tulis Surat Sebut 9 Nilai KPK hingga Novel Baswedan

Pimpinan KPK 2015-2019 Saut Situmorang undur diri dari jabatannya dan membuat surat yang isinya sebut 9 nilai KPK dan sindir kasus Novel Baswedan.


Undur Diri dari Pimpinan KPK, Saut Situmorang Tulis Surat Sebut 9 Nilai KPK hingga Novel Baswedan
Wartakotalive.com/Herudin
Pimpinan terpilih KPK periode 2015-2019, Thony Saut Situmorang, pada acara serah terima jabatan, di Gedung KPK Jakarta, Senin (21/12/2015). 


Pimpinan KPK 2015-2019 Saut Situmorang undur diri dari jabatannya dan membuat surat yang isinya sebut 9 nilai KPK dan sindir kasus Novel Baswedan.

“Bunda BP, Bro Alex M , Bro LM Syarif ,dan pak bro Ketua Agus R Struktural, Staf,Security,semua OB yg bersihkan ruangan saya setiap hari dan yg membantu menyiapkan makanan. Terutama Mbak Wati dan mas Dul,” jelas Saut.

Saut juga menyinggung sikap pengundur diriannya usai ditetapkan dan dipilihnya pimpinan KPK yang baru.

“Saya mohon maaf karena dalam banyak hal memang kita harus bisa membedakan antara Cemen dengan penegakan 9 nilai KPK yg kita miliki,” kata Saut.

Baca: KPK Nyatakan Irjen Firli Telah Langgar Etik Berat karena Bertemu TGB

Ke-9 nilai tersebut ialah Jujur, Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung jawab, Kerja Keras, Sederhana Berani dan Adil yang kita tanamkan dan ajarkan di KPK selama ini.

“Sebagai bagian dari nilai di KPK yaitu RI-KPK Religius, Integritas, Kepemimpinan, Profesional dan Keadilan. Mari kita pegang itu sampai kapanpun,” pesan Saut.

Dalam pesan tersebut bahkan Saut menyinggung juga soal barang-barang pribadi kantor mulai dari asuransi, ID Card hingga barang-barang elektronik kantor.

“Untuk tim Pinda Agar alamat email dan akses Aplikasi sprint dan lain lain agar segera di delete,” pesan Saut dalam suratnya.

Sindir Kasus Novel Baswedan

Saut juga meminta Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo untuk tetap konsisten dalam pengungkapkan kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan.

Ia bahkan menyebut telah memberikan kunci kasus tersebut kepada Yudi Purnomo.

“Buat mas Yudi (ketua WP tetaplah Konsisten bro antum masih komandan) Kunci Sepeda yang saya sumbangkan untuk Doa dan Momentos/Harapan kita agar siapa pelaku kejahatan atas Novel bisa ditemukan, saya titipkan di Mbak Arien with thanks,” kata Saut.

Baca: Irjen Firli Ketua KPK 2019-2023 : Kontroversi Pelanggaran Etik, Ditunjuk di Tengah Hujan Kritik

Penyidik KPK Novel Baswedan saat menjadi saksi dalam sidang kasus perintangan penyidikan perkara korupsi dengan terdakwa Lucas di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (10/1/2019).
Penyidik KPK Novel Baswedan saat menjadi saksi dalam sidang kasus perintangan penyidikan perkara korupsi dengan terdakwa Lucas di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (10/1/2019). (Warta Kota/Henry Lopulalan)




Halaman
123
Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved