Inilah 4 Bukti Nyata Cinta dan Setianya BJ Habibie Pada Hasri Ainun Besari Usai Sang Istri Wafat

Inilah empat bukti cinta dan setianya BJ Habibie pada istrinya, Hasri Ainun Besari.


zoom-inlihat foto
mantan-presiden-ri-bj-habibie-punya-banyak-kisah.jpg
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Mantan Presiden RI BJ Habibie punya banyak kisah yang membuatnya bahagia. Pertama, sang istri, Dr Hasri Ainun Habibie, bisa tinggal lebih lama di Tanah Air setelah sebelumnya harus bolak-balik ke Jerman untuk terapi.


Seribu

Sudah Seribu hari Ainun pindah ke dimensi dan keadaan berbeda. Lingkunganmu, kemampuanmu, dan kebutuhanmu pula berbeda.

Karena cinta murni, suci, sejati, sempurna dan abadi tak berbeda. Kita tetap manunggal, menyatu dan tak berbeda sepanjang masa.

Ragamu di Taman Pahlawan bersama Pahlawan bangsa lainnya. Jiwa, roh, bathin dan nuranimu menyatu denganku.

Di mana ada Ainun ada Habibie, di mana ada Habibie ada Ainun. Tetap manunggal dan menyatu tak terpisahkan lagi sepanjang masa.

"Titipan Allah bibit cinta Ilahi pada tiap insan kehidupan di mana pun. Sesuai keinginan, kemampuan, kekuatan dan kehendak-Mu Allah.

Kami siram dengan kasih sayang, cinta, iman, taqwa dan budaya Kami, Yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi sepanjang masa.

Allah, lindungi kami dari godaan, gangguan mencemari cinta kami. Perekat kami menyatu, manunggal jiwa, roh, bathin dan nurani kami. Di mana pun, dalam keadaan apa pun kami tetap tak terpisahkan lagi.

Seribu hari, seribu tahun, seribu juta tahun ........... sampai akhirat !

Bacharuddin Jusuf Habibie
Jakarta, 15 Februari 2013

Repro foto BJ Habibie dan Hasri Ainun Besari yang dipamerkan di acara Habibie Festival di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (11/8/2016).
Repro foto BJ Habibie dan Hasri Ainun Besari yang dipamerkan di acara Habibie Festival di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (11/8/2016). (Kompas/Wisnu Nugroho)

Kalimat puitis nan romantis karya BJ Habibie juga dicantumkan dalam buku Surat Yasin peringatan 1.000 hari meninggalnya Ainun.

Diwartakan oleh Tribunnews.com, rangkaian kalimat puitis tersebut berbunyi:

Titipan Allah bibit cinta Ilahi pada tiap insan kehidupan di mana pun.

Sesuai keinginan, kemampuan, kekuatan dan kehendak-Mu Allah.

Kami siram dengan kasih sayang, cinta, iman, taqwa dan budaya Kami,

Yang murni, suci, sejati, sempurna dan sbadi sepanjang masa.

Allah, lindungi kami dari godaan, gangguan mencemari cinta kami.

Perekat kami menyatu, manunggal jiwa, roh, bathin dan nurani kami.

Di mana pun, dalam keadaan apa pun kami tetap tak terpisahkan lagi.

Seribu hari, seribu tahun, seribu juta tahun ........... sampai akhirat !





Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved