TRIBUNNEWSWIKI.COM - Laga Arema FC vs Borneo FC, akan ada penghormatan untuk mendiang BJ Habibie lewat penerbangan pesawat kertas.
Bakal ada yang spesial pada laga Arema FC vs Borneo FC, Jumat (13/9/2019).
Dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 tersebut, ini akan muncul penghormatan kepada mendiang presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie, yang meninggal pada Rabu (11/9) lalu.
Salah satu bentuk penghormatan yang dilakukan adalah dengan menerbangkan pesawat dari kertas jelang kickoff babak pertama.
Media officer Arema FC, Sudarmaji, menjelaskan ide penerbangan pesawat kertas itu berasal dari Aremania sebagai bentuk mengenang BJ Habibie.
“Kami ajak semua penonton membawa dari rumah sebanyak banyaknya pesawat kertas,” ucapnya.
“Jika perlu ditulis doa dan semangat untuk melanjutkan cita cita dari Pak Habibie,” tutur Sudarmaji.
Bukan hanya penonton, pemain Arema FC dan Borneo FC pun akan melakukan hal serupa.
“Semua pemain dan tim juga turut serta melakukan hal yang sama sebelum kickoff,” ungkap Sudarmaji.
“Semoga kreativitas ini juga dilakukan klub lain bahwa sepak bola respek terjadap perjuangan dan karya Pak Habibie,” katanya.
Pertandingan Arema FC vs Borneo FC akan menjalani sepak mula pukul 18.30 WIB dengan jadwal siaran langsung di O Channel.
Laga ini penting untuk kedua tim karena jika salah satu mendapatkan tiga poin maka akan mendongkrak posisi di papan klasemen Liga 1.
BJ Habibie Meninggal Dunia
Sebelumnya, Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Rabu pukul 18.03 WIB.
Menurut putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi.
Salah satunya adalah jantung.
Habibie telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.
Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.
Kondisi Habibie Sebelum Meninggal
Sebelum meninggal pada Rabu (11/9/2019); kondisi presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie sempat disebut membaik dan stabil.