TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Republik Indonesia Ke-3, Prof Dr Ir Ing Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB.
BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Diketahui, suami Ainun Habibie ini sempat menjalani perawatan intensif lantaran kondisinya menurun.
Baca: Bubarnya Resimen Cakrabirawa
Baca: Film - Live Free or Die Hard (2007)
Meninggalnya BJ Habibie tak hanya membuat keluarga dan kerabat saja yang berduka, namun Indonesia juga ikut berduka.
Najwa Shihab, salah seorang publik figure yang turut berduka atas meninggalnya BJ Habibie.
Melalui akun Instagramnya, Najwa mengunggah beberapa foto kebersamaan dirinya dan BJ Habibie.
Wanita yang akrab disapa Nana ini juga menuliskan beberapa kalimat untuk mengenang BJ Habibie.
Mulai dari keberuntungannya bisa berbincang dengan BJ Habibie hingga kesedihannya saat mendengar kabar Presiden RI ke-3 meninggal dunia.
Bersama sang ayah, Quraish Shihab, Najwa rupanya baru saja menjenguk BJ Habibie, tepatnya 8 jam sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Berikut curhatan Najwa Shihab tentang sosok BJ Habibie yang merupakan tokoh favoritnya.
Baca: Menitikan Air Mata Saat Melayat BJ Habibie, SBY: ‘Saya Memiliki Kedekatan Secara Pribadi’
Baca: Sepak Bola dan Catur, Inilah Jasa BJ Habibie untuk Dunia Olahraga Tanah Air
"Setiap kali ditanya siapa tokoh favorit yang pernah diwawancara, jawaban saya tidak pernah berubah. Bacharudin Jusuf Habibie.
Dan saya beruntung dapat banyak sekali kesempatan berbincang dengan Eyang Habibie.
Soal cinta, demokrasi, tekhnologi, Indonesia yang berdikari dan harapannya untuk anak-anak muda negeri.
Jika dihitung-hitung, tidak kurang dari 10 episode Mata Najwa dan Catatan Najwa yang menghadirkan #EyangHabibie.
Setiap interaksi itu selalu berarti. Kedekatan Eyang Habibie dengan Abi Quraish juga membuat hubungan kami rasanya bukan sekadar seorang wartawan dan narasumbernya tapi lebih dari itu.
Rabu jam 10 pagi saya dan abi Quraish menjenguk Eyang Habibie di RSPAD Gatot Subroto.
Kondisinya sempat membaik saat itu, seperti penjelasan Dokter Vireza Pratama, spesialis jantung yang menemani kami di ruang CICU.
Saya menyaksikan ketika #AbiQuraish memegang tangan dan berbisik ke telinga Eyang Habibie, “Berkah ilmu Pak Habibie yang akan melapangkan jalan Bapak nanti..”
Eyang memang sudah tidak bisa menjawab tapi matanya masih bergerak-gerak tanda mengerti, dan tidak lama kemudian Eyang menangis.
Amblas rasanya hati saya.