Postingan tersebut telah dibagikan lebih dari lima ribu kali.
Kasus penemuan bayi ini dibenarkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf.
Dilansir Kompas.com, bayi ditemukan dalam kondisi sehat dan normal.
Meski dikubur ke dalam tanah dengan kedalaman 20 centimeter, bayi tersebut sempat menangis selama tiga puluh menit atau setengah jam.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews dan Kompas.com dengan judul "VIRAL Bayi Dikubur Hidup-hidup, Bayi Selamat dan Sempat Menangis Selama Setengah Jam" dan "Bayi Hasil Hubungan Gelap Dikubur Hidup-hidup, Diselamatkan Warga Berkat Suara Tangisan"
Hal tersebut sesuai penuturan saksi.
Dikutip dari laman yang sama, Haslinda adalah pemilik rumah.
Haslinda menjelaskan jika dirinya sempat mendengar suara bayi menangis.
Menurut Haslinda, ia terbangun saat mendengar tangisan bayi dan langsung mengecek ke bawah kolong rumahnya.
Pada pukul 02.00 WIB, Haslinda menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki tengah menangis.
Bayi itu pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Siti Madyang untuk mendapat perawatan medis.
“Saya dengar ada suara bayi menangis yang timbul tenggelam sekitar setengah jam."
"Saya pun turun menelusuri tangisan bayi sampai saya dapat dalam kondisi tengkurap badannya terkubur sebagian,” kata Haslinda, saat ditemui di lokasi, Kamis (5/9/2019).
Saat ditemukan, bayi laki-laki tersebut hanya keliatan bokongnya, dan lubang kubur tidak terlalu dalam.
“Jadi kondisi bayi tak terbungkus kain, di sekitar lubang ada darah masih segar, setelah itu saya minta pertolongan dan warga yang datang langsung menelepon polisi untuk datang,” ucap dia.
Sementara menutur AKP Ardi Yusuf, kuat dugaan jika bayi tersebut adalah hasil dari hubungan gelap. (*)
(Tribunnews.com/Miftah)