Indonesia kembali unggul dengan skor 2-1.
Malaysia nyaris kembali menyamakan kedudukan, beruntung Andritany bisa menepis tendangan Syafiq Ahmad.
Skor 2-1 untuk keunggulan Indonesia bertahan hingga babak pertama berakhir.
Baru beberapa detik babak kedua berjalan, timnas Indonesia nyaris memperbesar skor lewat aksi Lilipaly.
Namun tendangan pemain bernomor punggung 10 itu masih melenceng di kiri gawang Malaysia.
Gawang Indonesia terancam pada menit ke-59 setelah Norshahrul Idlan berdiri bebas di kotak penalti menyambut umpan crossing, beruntung pemain Pahang FA itu dinyatakan offside terlebih dahulu.
Baca: Teja Paku Alam
Muhammad Syafiq Ahmad gantian mendapat peluang semenit kemudian, namun Ricky Fajrin dengan sigap menghalau bola dengan sliding tackle.
Serangan bertubi-tubi Malaysia akhirnya berbuah gol pada menit ke-67 lewat Syafiq Ahmad.
Meneruskan umpan crossing Safawi Rasid, Syafiq menjalakan bola dengan sundulan.
Malaysia justru tampil lebih dominan usai menyamakan kedudukan dan Indonesia dipaksa bertahan.
Memasuki menit injury time, gawang Indonesia terus-terusan ditekan oleh Malaysia.
Mimpi buruk Indonesia pun akhirnya terjadi beberapa menit jelang laga usai.
Sumareh mencetak gol kedua pada perpanjangan waktu setelah menerima umpan cutback dari Safawi Rasid.
Indonesia justru harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 2-3. (Indonesia: Alberto "Beto" Goncalves 13' 40'/ Malaysia: Mohamadou Sumareh 38' 90+6', Muhammad Syafiq Ahmad 67')
Stamina timnas Indonesia yang masih menjadi masalah
Dalam laga semalam, Indonesia nampak tak berdaya untuk terus mengikuti tempo permainan yang sudah tinggi sejak peluit wasit dibunyikan.
Stamina para pemain Indonesia pun masih menjadi problem utama, terutama pada 10 menit terakhir.
Imbasnya, konsentrasi pertahanan terbuyarkan dan kemasukan pada menit tambahan di akhir laga.
Tiga poin pun gagal diraih timnas Garuda.
Hasil tersebut memaksa timnas Indonesia berada di posisi paling bawah klasemen.