TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sparta, nama anjing yang menyerang seorang asisten rumah tangga (ART) hingga tewas di Cipayung, Jakarta Timur, ternyata juga pernah menyerang seorang anak kecil.
Warga sekitar tempat kejadian mengungkapkan, anjing yang menyerang Yayan (35) hingga tewas juga menyerang seorang bocah hingga sang bocah sempat kritis.
"Kejadiannya setahun yang lalu anak saya digigit anjing sampai kritis,"
"Biaya operasi ditanggung pemilik. Memang sudah banyak korbannya, sudah 10," ungkap warga setempat yang tak mau disebut namanya.
Warga lainnya, Bambang (46), mengaku sudah 10 orang jadi korban gigitan Sparta milik majikan Yayan.
"Ada banyak yang digigit, sudah 10 orang. Tapi memang ini majikannya mau tanggung jawab sih," kata Bambang.
Baca: Tes Kepribadian - Ungkap Karaktermu dengan Memilih Gambar Orang yang Bukan Pemilik Anjing
Baca: Harta Kekayaan 10 Capim KPK: Irjen Pol Firli Terkaya 18 Miliar, Lili Termiskin 70 Juta
Yayan, ART di rumah sang pemilik anjing, tewas setelah diserang seekor anjing ras Malinois Belgia milik majikannya sendiri.
Kejadian anjing serang ART hingga tewas ini terjadi di Jalan Langgar 04/RW 04 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Yayan yang menjadi korban dari serangan anjing tersebut, awalnya disuruh majikannya untuk membukakan pintu kandang.
Kemudian begitu pintu kandang dibuka, anjing bernama Sparta tersebut langsung menyerang Yayan.
ART tersebut terluka parah karena gigatan Sparta di leher, dada, dan punggung.
Baca: Cerita Prilly Latuconsina Saat Syuting Danur 3: Tidak Ada Orang yang Mau Antar Makanan ke Lokasi
Baca: 3 Fakta Film Chappie yang Tayang Besok Malam di Bioskop TransTV Pukul 21.00 WIB
Enjang yang merupakan suami Yayan, menyesalkan kejadian yang dialami istrinya tersebut.
Ia mengatakan, majikannya baru pulang lalu meminta Yayan untuk membuka pintu kandang sparta.
"Kondisinya saya lagi di atas. Majikan saya pulang, dibukain pintu sama istri saya. Terus dia (TD) bilang, 'Yan itu tolong bukain kandangnya (Sparta), kasihan sudah lama (dikandangin). Begitu," ujar Enjang seperti dikutip dari TribunJakarta.
Ia menduga, istrinya diserang Sparta karena anjing tersebut belum mengenal dekat sparta sebab Yayan baru dua minggu menjadi ART.
"Bukan karena kelaparan, habis makan kok anjingnya," ungkap Enjang saat mengambil jenazah istrinya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/9/2019).
Baca: 6 Alasan Orang Kelahiran September Patut Jadi Pendamping Hidup, Mereka Penyayang & Pandai Bersyukur
Sehari-hari Sparta selalu berkeliaran di halaman rumahnya yang lapang di Jalan Langgar 04/RW 04 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
Menurut Enjang, Sparta biasanya memang dilepas main di halaman, dari siang sampai sore.
"Pas Magrib dimasukin lagi ke kandang. Enggak tahu kenapa minta dikeluarin, padahal baru saja dikandangin," tuturnya.
Ketika kejadian, tetangga sempat mendengar jeritan Yayan meminta tolong, namun tak bisa menolong lantaran pagar terkunci.
Lutfi (25), warga sekitar sempat mendengar jeritan Yayan minta tolong pukul 18.30 WIB.