TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Isran Noor didampingi istri, Hj Norbaiti Isran Noor menyambut kedatangan jemaah haji dari Makkah di Embarkasi Balikpapan.
Dilansir oleh TribunKaltim.com, Gubernur Kalimantan Timur tersebut menyambut kedatangan 454 jamaah dari kloter 2 asal Samarinda di Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Sabtu (31/8/2019) malam.
Gubernur Isran Noor mengungkapkan rasa gembira dan bahagianya atas kedatangan para jamaah haji kloter 2 asal Samarinda tersebut.
Hal tersebut karena para rombongan jamaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiyat dan dengan jumlah jamaah yang lengkap.
Baca: Gubernur Kaltim Menyatakan Dampak Positif Tidak Hanya Dirasakan Kalimantan Timur
Baca: Resmi, Ibu Kota Baru di Sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kaltim
Baca: Kaltim Ternyata Punya 3 Stadion Bertaraf Internasional, Satu di Antaranya Mirip Stadion Eropa
Selain itu, Isran Noor juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para jamaah asal Kalimantan Timur yang telah mendoakan provinsinya untuk menjadi ibu kota negara (IKN) yang baru.
"Saya berterima kasih atas doa yang tulus ikhlas bapak-ibu sekalian. Para haji dan hajjah. Berkat doanya, Kaltim menjadi ibukota negara," kata Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor dikutip TribunnewsWiki dari TribunKaltim (1/9/2019).
Lebih lanjut, dia juga berterima kasih untuk jamaah yang mendoakan dirinya bersama Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi tetap dalam keadaan sehat dan mampu mengemban amanah yang diberikan saat memimpin Kaltim.
Gubernur juga berdoa agar para jamaah haji bisa kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat dan menjadi haji yang mabrur.
Pemimpin Benua Etam ini juga menyampaikan keprihatinan dan duka atas meninggalnya jemaah haji Dari Embarkasi Haji Balikpapan yang berjumlah 14 orang.
Empat orang diantaranya adalah berasal dari Kalimantan Timur.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kaltim H Sofyan Noor menyebutkan Embarkasi Haji Balikpapan selain melayani jemaah haji Kaltim Juga melayani Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.
"Jumlah jemaah haji tahun ini 6.737 jemaah ditambah 75 petugas. Dijadwalkan kedatangan berakhir hingga 15 September," ujar Sofyan.
Baca: Berkunjung ke Ibu Kota Baru di Penajam Paser Utara dan Kukar? Mampir Dulu ke Wisata Balikpapan
Baca: Lokasi Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur Dikelilingi 2 Bandara Internasional Terbaik Asia Pasifik
Baca: Pembangunan Ibu Kota Baru Dianggap Ilegal, Begini Tanggapan Kepala Bappenas
Dalam kesempatan itu dilakukan penandatanganan kerjasama antara IPHI Kaltim dengan Bankaltimtara Syariah untuk Tabungan Haji serta penyerahan kartu anggota IPHI Kaltim.
Tampak Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kaltim Dr Hj Meiliana, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim H Elto dan Asiaten Pemerintahan Pemkot Samarinda Tejo Sutarnoto.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah secara resmi mengumumkan lokasi ibu kota baru yang berada di Kalimantan Timur.
Ibu kota negara baru tersebut akan berlokasi di sebagian Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kartanegara.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi saat konferensi pers terkait pemindahan ibu kota Indonesia yang baru, Senin (26/8/2019).
"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur," kata Presiden Jokowi.
Keputusan penetapan lokasi ibu kota tersebut sudah melalui kajian intensif selama tiga tahun terakhir.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Abdurrahman Al Farid)