Hal tersebut atas petunjuk dari korban, sebelum menghembuskan napas terakhir.
"Kami menangkap pelaku karena keterangan dari korban.
Saat di rumah sakit sebelum meninggal dunia,
"Korban memberitahu bahwa R ini yang menyiramkan air keras," terangnya.
Maut tak dapat ditolak, nyawa Hasanudin tak bisa diselamatkan.
Korban yang mengalami luka cukup parah menghembuskan napas terakhir pada Minggu (1/9/2019) pagi.
Selingkuhan Istri yang Siram Air Keras terhadap Pemuka Agama di Tangerang Sempat Kabur
Jajaran Polsek Teluk Naga, Kabupaten Tangerang menangkap R (33), pelaku penyiraman air keras terhadap ustaz hingga tewas.
Korban diketahui bernama Hasanudin (29), seorang guru ngaji.
Kapolsek Teluk Naga, AKP Dodi Abdulrohim mengungkapkan tersangka merupakan selingkungan dari istri korban.
Istri korban berinisial Y (25) diketahui telah menjalin hubungan spesial dengan pelaku.
"Dia (R) sempat kabur ke wilayah Pulau Untung Jawa setelah melakukan penyiraman air keras kepada korban," ujar Dodi kepada Warta Kota, Minggu (1/9/2019).
Dodi mengungkapkan tak memerlukan butuh lama untuk meringkus tersangka.
Hanya kurang dari 1 x 24 jam pelaku pun bisa diamankan.
"Kami menangkap pelaku karena keterangan dari korban.
Saat di rumah sakit sebelum meninggal dunia, korban memberitahu bahwa R ini yang menyiramkan air keras," ucapnya.
Sang ustaz pada Jumat (30/8/2019) malam saat itu dihadang oleh pelaku menggunakan sepeda motor.
Kemudian mereka saling cek cok mulut.
Tiba - tiba korban disiram menggunakan air keras.
Wajah dan tubuh ustaz ini pun melepuh.
"Kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.
Sekarang pelaku sudah kami tahan di Mapolsek Teluk Naga," kata Dodi.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)