Akibat sosialisasi gender
Penelitian mengungkapkan bahwa penggemar film horor lebih banyak dari jenis kelamin pria.
Hal ini dikarenakan pria memiliki sifat pemberani dan menyukai hal-hal yang menantang.
Pria memiliki kebanggaan jika merasa tidak takut setelah menonton film horor.
Penelitian itu mengungkapkan bahwa kebanyakan pria akan mengajak pasangannya untuk menonton film horor.
Apalagi ketika pasangannya penakut, pria akan memamerkan kekuatan dan keberaniannya dengan menunjukkan bahwa pria tersebut tidak takut.
Menikmati pacuan adrenalin
Adrenalin dapat terpacu ketika menonton film horor.
Kamu merasa takut namun kamu sadar bahwa kamu tidak dalam keadaan yang berbahaya.
Sensasi tersebut dapat mengalihkan pikiran penonton yang sedang menghadapi sebuah masalah.
Dampak Positif
Baik untuk kekebalan tubuh
Ketika penonton merasa takut saat menonton film horor, ritme pernapasan dan denyut jantung akan meningkat.
Pembuluh darah perifer akan menyempit, sementara pembuluh darah pusat akan melebar.
Pelebaran pembuluh darah pusat akan membawa oksigen dan nutrisi yang berlimpah untuk organ-organ vital.
Kadar glukosa dalam darah juga akan bertambah, sehingga menyediakan simpanan energi jika dibutuhkan.
Demikian pula dengan kadar kalsium dan sel darah putih yang turut meningkat dalam tubuh.
Peningkatan jumlah sel darah putih ini tentu baik untuk sistem kekebalan tubuh.
Membakar kalori
Penelitian dari Universitas Westminster di London mengungkapkan bahwa orang yang menonton film horor sebanyak 90 menit dapat membakar sebanyak 180 kalori.