TRIBUNNEWSWIKI.COM - Film Once Upon A Time in Hollywood mulai dapat dinikmati di bioskop tanah air mulai hari ini, Selasa (27/8/2019).
Film-film besutan sutradara Quentin Tarantino memang selalu ditunggu oleh para penggemar sinema.
Terlebih lagi, dalam film kali ini, Quentin menggandeng aktor dan aktris hollywood papan atas Brad Pitt, Leonardo DiCaprio, dan pemeran Harley Quinn dalam Suicide Squad, Margot Robbie.
Inilah 5 fakta tentang film Once Upon A Time in Hollywood yang wajib kamu ketahui!
Baca: Once Upon A Time in Hollywood (2019)
Baca: Leonardo DiCaprio
1. Diangkat dari kisah pembunuhan aktris hollywood Sharon Tate
Film yang rilis di Amerika sejak 26 Juli lalu ini diangkat dari peristiwa pembunuhan di hollywood yang sempat menggemparkan dunia.
Pada 1969, seorang aktris hollywood yang sedang berada di puncak kariernya bernama Sharon Tate tiba-tiba dikabarkan meninggal.
Sharon Tate dibunuh yang tengah mengandung ditemukan tidak bernyawa di rumahnya di Los Angeles.
Seorang pemimpin kultus Charles Manson divonis sebagai tersangka dalam pembunuhan tersebut.
Dalam film ini karakter Sharon Tate diperankan oleh Margot Robbie.
2. Menjadi duet dua aktor mahal hollywood
Tidak tanggung-tanggung, Quentin Tarantino mengajak dua aktor besar hollywood untuk berduet dalam filmnya ini.
Akting Brad Pitt dan Leonardo DiCaprio sudah tidak perlu diragukan lagi.
Kedua aktor tersebut merupakan leading actor dalam dunia perfilman hollywood.
Pada 2014, Brad Pitt berhasil menyabet penghargaan piala Oscar untuk perannya dalam film 12 Years a Slave (2013).
Sementara itu, aktor pemeran Jack dalam Titanic, Leonardo DiCaprio juga pernah memenangkan piala Oscar 2016 atas perannya dalam The Revenant (2015).
3. Menjadi dua film terakhir Quentin Tarantino sebelum memutuskan rehat
Film Once Upon A Time in Hollywood menjadi film ke-9 sutradara kondang Quentin Tarantino sekaligus dua film terakhir sebelum dirinya memutuskan untuk rehat dari dunia perfilman.
Menurut pemberitaan The Guardian, Tarantino berencana untuk pensiun dari profesinya sebagai sutradara setelah selesai dengan filmnya yang ke-10.
Film-film karya Quentin Tarantino memang dikenal dnegan ceritanya yang non-linear dan penuh adegan sadis kekerasan.