Ipda Erwin merupakan salah satu dari empat anggota polisi Polres Cianjur yang terbakar saat amankan demo mahasiswa beberapa waktu lalu.
Dari empat korban, Ipda Erwin menderita luka bakar sekitar 64 persen setelah terkena siraman bensin oleh oknum mahasiswa saat aksi demo di Cianjur pada Kamis (15/8/2019) lalu.
AKBP Soliyah menyampaikan kabar duka tersebut dengan memposting foto Ipda Erwin yang memakai seragam polisi diakun instagramnya.
Menurut Polwan berpangkat melati dua ini, Ipda Erwin meninggal dunia pada pukul 01.38 WIB.
AKBP Soliyah juga menyampaikan, jika Ipda Erwin merupakan pahlawan bagi Polres Cianjur.
"Innalillahi wainnailaihi rojiun telah berpulang ke hadapan Allah SWT IPDA ERWIN YUDHA WILDANI hari ini Senin 26 Agustus 2019 pada pukul 01.38 WIB di RSPP Jkt, smoga Alm khusnul khotimah dan keluarga yg ditinggal diberikan keikhlasan Ipda Erwinpahlawan bagi Polres Cianjur selamat Jalan sahabat kesakitan kemarin akan terbalas kenikmatan di surga Ya Allah ampuni smua dosa dan kesalahan Alm #polisiindonesia #humaspolrescianjur #infocjr #humaspoldajabar," tulis Kapolres Cianjur, AKBP Soliyahdiakun instagram @soliyah55.
Tak hanya itu, dipostingannya yang lain pun, AKBP Soliyah menyampaikan kesedihannya terkait ada salah seorang anggotanya yang gugur saat bertugas itu.
Orang nomor satu dijajaran Polres Cianjur ini berharap, ke depan tidak ada lagi demo yang brutal yang menimbulkan korban jiwa terlebih bagi aparat yang sedang bertugas.
"Kepedihan yg sangat mendalam yg dirasakan oleh keluarga Alm Ipda Erwin dan kami jajaran Polres Cianjur, selamat jalan Pahlawan kami smoga tdk akan terjadi lagi demo yg brutal, yg tdk gunakan pemikiran serta hati yg menyebabkan kami aparat Kepolisian sebagai korban apa yg dapat kami perbuat kalau sdh spt ini kami tdk dpt mencaci, kami tdk dapat membalas dendam apalagi berbuat sekeji spt yg sdh diperlakukan Kpd RR kami yg menjadi korban karena kami tahu diri karena kami tahu aturan dan yang pasti KAMI PUNYA HATI#polisiindonesia #humaspolrescianjur #divisihumaspolri #infocjr," tulis akun @soliyah55
Naik Pangkat
Ipda Erwin Yuda, anggota Polres Cianjur yang terbakar karena terkena sambaran api dari bensin yang dilempar RS (19), dinaikan pangkatnya jadi perwira pertama Ipda.
Kenaikan pangkat itu sebagaimana tertuang dalam telegram Kapolri Nomor STR/505/VIII/Kep/2019 pada 16 Agustus 2018.
Seperti diketahui, untuk naik pangkat jadi perwira pertama, seorang polisi lulusan Bintara harus melaksanakan pendidikan di Sekolah Calon Perwira (Secapa).
Kecuali untuk polisi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol), setelah lulus, taruna Akpol akan berdinas dengan pangkat Ipda.
Selain Ipda Erwin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga menaikan pangkat Bripda Yudi Muslim, Bripda FA Simbolon, dan Bripda Anif jadi Briptu atau Brigadir Pangkat Satu.
Dalam telegram Kapolri disebutkan, masa bakti Ipda Erwin selama 20 tahun 8 bulan.
Bripda FA Simbolon 0 tahun 6 bulan, Bripda Yudi Muslim masa kerja 2 tahun 5 bulan, Bripda Anif masa kerja 3 tahun 7 bulan.
"Empat korban personel Polri berdasarkan surat keputusan Kapolri dinyatakan kenaikan pangkat luar biasa," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Polda Jabar, Jumat (16/8/2019).
Pertimbangannya, kata dia, karena keempatnya melaksanakan tugas melebihi kemampuannya.
"Pertimbangannya adanya prestasi ataupun panggilan tugas yang melebihi panggilan tugas lainya sehingga mengakibatkan jadi korban terbakar. Serta berdedikasi dan pengabdiannya terhadap masyarakat dan Polri," ujar Trunoyudo.