PBSI Rilis Daftar Pemain yang Ikut Korea Open 2019: Della/Rizki Absen, Ada Nama Baru di Ganda Putri

Berikut adalah daftar pemain yang dikirim PBSI untuk Korea Open 2019, ada nama Ni Ketut/Tania Oktaviani namun tak ada Della Destiara/Rizki Amelia.


zoom-inlihat foto
ketut-tania-rizki.jpg
badmintonindonesia.org/PBSI
Tania Oktaviani Kusumah, Rizki Amelia Pradipta, dan Ni Ketut Mahadewi Istarani.


TRIBUNNEWSWIKI.COMPersatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) merilis daftar pemain Indonesia yang akan bertanding di Korea Open 2019, Kamis (15/8/2019).

Korea Open 2019 akan dilaksanakan di Incheon Airport Skydome, Incheon, Korea Selatan pada 24-29 September mendatang.

Dalam daftar yang dirilis oleh PBSI tersebut terdapat 19 wakil Indonesia yang akan dikirim ke turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.

Baca: BWF Rilis Hasil Drawing Kejuaraan Dunia Badminton 2019, Indonesia Kirim 16 Wakil

Baca: Kejuaraan Dunia BWF 2019 Semakin Dekat, Indonesia Hanya Targetkan Satu Gelar

Ekspresi pemain Indonesia, Jonatan Christie, saat bertanding pada babak perempat final Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).
Ekspresi pemain Indonesia, Jonatan Christie, saat bertanding pada babak perempat final Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019). (Dok. PBSI)

Dilansir oleh akun Twitter PBSI @INABadminton, berikut adalah daftar pemain Indonesia untuk Korea Open 2019 :

Tunggal putra : Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Tommy Sugiarto.

Tunggal putri : Fitriani, Gregoria Mariska Tunjung, Lyanny Alessandra Mainaky.

Ganda putra : Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Ganda putri : Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah, Dhea Bunga Anjani/Fuyu Iwasaki.

Ganda campuran : Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Baca: Ingatkan Fajar/Rian agar Tak Terbebani Jejak Kevin/Marcus, Pelatih Minta Mereka Tutup Akun Medsos

Baca: Pesan Sang Pelatih untuk Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi agar Raih Emas di World Championships 2019

Dari daftar yang dirilis oleh PBSI tersebut cukup mengejutkan bahwa tidak ditemukan nama pasangan ganda putri Indonesia Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta.

Padahal pasangan tersebut masih menduduki peringkat 19 dunia, Kamis (18/9/2019).

Sedangkan ada nama baru yaitu Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah yang dikirim ke Korea Open 2019 ini.

Pasangan baru ganda putri tersebut sejatinya masih memiliki peringkat rendah yaitu 152.

Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris saat mengalahkan pasangan Tiongkok Li Wen Mei/ZHENG Yu di Blibli Indonesia Open 2019, Rabu (17/7/2019)
Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris saat mengalahkan pasangan Tiongkok Li Wen Mei/ZHENG Yu di Blibli Indonesia Open 2019, Rabu (17/7/2019) (badmintonindonesia.org)

Tidak tercantumnya nama Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta sepertinya merupakan realisasi ungkapan sang pelatih bahwa ia menurunkan level pertandingan untuk pasangan tersebut.

"Della/Rizki jika masih ingin dipertahankan untuk program Olimpiade ya paling tidak menembus semifinal di Kejuaraan Dunia. Jika tidak berhasil, saya akan turunkan level turnamennya," kata Eng Hian selaku pelatih ganda putri PBSI dikutip TribunnewsWiki dari instagram @badmintalk_com, Kamis (15/8/2019).

Baca: 3 Rahasia Perfoma Gemilang Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon di 2019

Baca: PBSI Rilis Daftar Wakil Indonesia untuk Kejuaraan Dunia BWF 2019 pada 19-25 Agustus Mendatang

Eng Hian ingin melihat kemampuan mereka di level yang lebih rendah, karena di level yang sekarang pasangan tersebut sering tersingkir di babak awal.

"Tujuan saya melihat dari kemampuan mereka. Selama ini level 500 ke atas tidak bisa menembus. Apa memang faktor kemampuan enggak bisa tembus, kalau tidak bisa menembus berarti memang sudah tidak bisa. Jika level 100 saja tak bisa juara apa yang bisa saya harapkan? Lebih baik saya kasih yang muda-muda," ungkap pelatih asal Solo tersebut.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Abdurrahman Al Farid)

Jangan lupa subscribe channel Youtube TribunnewsWiki





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved