"(Jaksa Agung) tidak dari partai politik," tuturnya.
Jokowi juga menegaskan, semua pihak harus menerima komposisi tersebut. Termasuk ketua umum dan elite parpol, karena penyusunan kabinet adalah sepenuhnya hak prerogatif presiden.
"Kamu tahu tidak kabinet itu apa? Kabinet itu hak prerogatif presiden. Menteri itu adalah hak prerogatif presiden," kata Jokowi saat ditanya wartawan apakah parpol bisa menerima komposisi yang telah ditetapkan.
Menteri Muda
Menteri berusia muda akan disiapkan Jokowi untuk ikut bergabung di Kabinet Kerja periode dua.
Calon menteri tersebut ada yang usianya di bawah 35 tahun, bahkan ada yang di bawah 30 tahun.
“Mereka berasal dari profesional, bukan partai. Punya pengalaman manajerial yang kuat,” kata Jokowi.
Namun, ketikat ditanya apakah menteri muda ini berasal dari start up, Jokowi hanya tersenyum.
Tak ada jawaban pasti mengenai hal itu.
Jokowi pun menceritakan, banyak sekali nama yang masuk ke dalam bursa bakal calon menteri kabinet baru.
"Tetapi saya mempertimbangkan kemampuan manajerialnya. Ada yang sangat percaya diri, tapi lemah manajerialnya," ujarnya.
Jokowi menambahkan, menteri muda ini akna duduk di Kementerian yang lama, bukan yang baru.
"Makanya dibutuhkan manajerial yang kuat," kata Jokowi.
Waktu Pengumuman
Jokowi mengatakan, sudah merampungkan penyusunan nama-nama menteri untuk mengisi kabinet baru.
Pengumuman soal kabinet ini akan dilakukan secepatnya.
“Bisa Agustus atau bisa juga Oktober saat pelantikan,” tuturnya.
Jokowi mengaku belum bisa memastikan waktu pengumuman karena harus melihat dan mnunggu momentum yang tepat.
"Ya kita melihat momentumnya melihat mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu kita lihat," ucap Jokowi.
Ia menyadari masyarakat umum sudah tak sabar menunggu kabinet baru diumumkan, begitu juga pelaku pasar.
Namun, Jokowi meminta publik untuk bersabar.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Niken)