Bambang menjelaskan, tak tertutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah.
Baca: Pemuda di Kupang Hajar Pacar karena Bersama Pria Lain di Kos: Sempat Kejar-kejaran dan Kunci Kamar
Saat ini, pihaknya masih mengembangkan kasus itu, termasuk telah meminta keterangan saksi-saksi.
Imam, yang sudah datang ke Mapolres pada Senin (12/8/2019), juga ikut diperiksa sebagai saksi.
"Belum, belum tahu motifnya. Masih kami kembangkan. Nanti saja nunggu perkembangannya saat gelar nanti," kata Bambang saat ditanya soal motif pembunuhan.
3. Hasil Autopsi
Jasad yang ditemukan hanya tinggal tulang-belulang di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, diketahui telah tewas cukup lama.
Hal itu diungkapkan Kasubdit Dokkes Polda Jateng, AKBP Ratna Relawati usai melakukan otopsi jenazah di Ruang Jenazah RSUD Dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, Sabtu (10/8/2019).
Menurut dia, jasad tersebut sudah meninggal dan membusuk sekitar lebih dari tiga bulan yang lalu.
Jadi hanya menyisakan tulang-belulangnya saja.
Namun, dalam autopsi itu, AKBP Ratna menyebut, identitas jasad korban sudah bisa ditentukan dari ciri-ciri khusus yang ditemukan.
"Ya, korban adalah perempuan.
Ada ciri-ciri khusus yakni gigi depan ada celahnya, sesuai rekam fisik yang kami terima.
Korban sudah meninggal tiga bulan lalu.
Tanda-tanda kekerasan tidak bisa ditemukan karena jasad sudah membusuk.
Untuk umur sekitar dari 13 - 17 tahun," terang Ratna kepada Tribunjateng.com.
3. Identitas Lima Tersangka
Jajaran Polres Tegal mengamankan lima terduga pelaku pembunuhan Nurhikmah (16), gadis yang jasadnya ditemukan tinggal tulang di dalam karung di sebuah rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Tegal, Jawa Tengah.
Kelima terduga pelaku yang diamankan meliputi AM (20), MP (18), SA (24), NL (18), dan AI (15), NL dan AI berjenis kelamin perempuan.
Baca: TERUNGKAP Ibu Merry Temui Langsung Raffi Ahmad-Nagita Slavina untuk Pamit: Ibu Merry Khawatir
Diduga kelima pelaku merupakan teman dekat korban.
"Sudah kami amankan. Lima pelaku, dua perempuan tiga laki-laki. Diduga korban dan pelaku saling kenal. Tapi lengkapnya nunggu perkembangan saat gelar Kamis nanti," kata Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo, saat dikonfirmasi, Selasa (13/8/2019).
Bambang mengatakan, dari pengakuan para pelaku, setelah membunuh Nurhikmah, jasad korban dimasukkan ke dalam karung untuk menghilangkan jejak.