17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: I Gusti Ketut Pudja

I Gusti Ketut Pudja merupakan pahlawan nasional yang lahir pada 19 Mei 1908 dan meninggal dunia pada 4 Mei 1977.


zoom-inlihat foto
i-gusti-ketut-pudja.jpg
pahlawancenter.com
I Gusti Ketut Pudja

I Gusti Ketut Pudja merupakan pahlawan nasional yang lahir pada 19 Mei 1908 dan meninggal dunia pada 4 Mei 1977.




  • Latar Belakang


TRIBUNNEWSWIKI.COM - I Gusti Ketut Pudja merupakan pahlawan nasional yang lahir pada 19 Mei 1908 dan meninggal dunia pada 4 Mei 1977 di usia 68 tahun.

I Gusti Ketut Pudja ikut serta dalam perumusan negara Indoonesia dan tergabung dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mewakili Sunda kecil (Bali dan Nusa Tenggara).

I Gusti Ketut Pudja juga turut hadir dalam perumusan teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda.

I Gusti Ketut Pudja kemudian diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai Gubernur Sunda Kecil.

Lahir dari pasangan I Gusti Nyoman Raka dan Jero Ratna Kusuma.

I Gusti Ketut Pudja menikah dengan I Gusti Ayu Made Mirah dan dikaruniani lima orang anak. (1)

  • Pendidikan


Pada 1934, I Gusti Ketut Pudja berhasil meraih gelar Mester in the Rechten (Ahli Hukum pertama di Bali) dari Recths Hoge School di Jakarta.

Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Johannes Abraham Dimara

Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional : Mohammad Husni Thamrin

Setahun setelah menyelesaikan pendidikan, I Gusti Ketut Pudja mengabdikan diri di sebuah kantor Residen Bali dan Lombok yang terletak di Singaraja.

Pada 1936, I Gusti Ketut Pudja ditempatkan di Raad van Kerta yang saat ini disebut pengadilan negeri.

Ketika Jepang menduduki Indonesia, I Gusti Ketut Pudja bertugas mengaktifkan kegiatan pemerintah sipil. (2)

I GUSTI KETUT PUDJA
I GUSTI KETUT PUDJA (pahlawancenter.com)

  • Kiprah


I Gusti Ketut Pudja mengawali kiprah di dunia politik ketika Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 7 Agustus 1945.

Bertugas sebagai Ketua PPKI yakni Soekarno, sedangkan I Gusti Ketut Pudja menjadi anggota dengan mewakili Sunda kecil yakni Bali dan Nusa Tenggara.

I Gusti Ketut Pudja mengikuti perumusan naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda pada 16 Agustus 1945.

Kemudian pada 22 Agustus 1945, Presiden Soekarno mengangkat I Gusti Ketut Pudja menjadi Gubernur Sunda Kecil yang saat itu disebut Wakil Pimpinan Besar Bangsa Indonesia Sunda Kecil.

Tugas pertama I Gusti Ketut Pudja sebagai gubernur yakni menyebarkan proklamasi kemerdekaan Indonesia dan menjelaskan struktur pemerintahan hingga ke pelosok daerah.

I Gusti Ketut Pudja juga memerintahkan rakyat untuk melucuti Jepang.

Kemudian pada akhir 1945, I Gusti Ketut Pudja sempat ditangkap oleh Jepang. (3)

  • Pokok Pikiran


I Gusti Ketut Pudja memberikan kontribusi yang penting dalam pembukaan alinea ke 3 UUD 1945.

I Gusti Ketut Pudja mengusulkan kata 'Tuhan' dalam pembukaan UUD 1945.

Alasan I Gusti Ketut Pudja yakni agar UUD dapat diterima seluruh penduduk Indonesia yang beragama.

Piagam Jakarta Charter menghasilkan lima butir cikal bakal pancasila, yakni:

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

I Gusti Ketut Pudja tidak menyetujui sila pertama dan mengusulkan 'Ketuhanan Yang Maha Esa'.

Menurut I Gusti Ketut Pudja Indonesia terdiri dari berbagai agama dan kepercayaan yang berbeda.

Usul yang diberikan I Gusti Ketut Pudja diterima dan diwujudkan oleh Moh. Hatta yang melakukan diskusi dengan Teuku Muhammad Hassan, Kasman Singodimejo serta Ki Bagus Hadikusumo. (4)

  • Penghargaan


I Gusti Ketut Pudja ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia melalui Surat Keputuskan Presiden Nomor 113/TK/2011 tanggal 7 November 2011. (5)

(TribunnewsWiki/Sekar)

Jangan lupa Subscribe youtube channel TribunnewsWiki ya!



Nama I Gusti Ketut Pudja
Tanggal lahir 19 Mei 1908
Meninggal 4 Mei 1977
Orang tua I Gusti Nyoman Raka
Jero Ratna Kusuma
Istri I Gusti Ayu Made Mirah
Penghargaan Pahlawan Nasional
Jabatan Gubernur Sunda Kecil
Masa Jabatan 19 Agustus 1945 – 1958
Presiden Soekarno
Pendahulu -
Pengganti I Gusti Bagus Oka (Gubernur Bali)
Ruslan Tjakraningrat (Gubernur Nusa Tenggara Barat)
J. Lala Mentik (Gubernur Nusa Tenggara Timur)


Sumber :


1. www.sukita.info
2. www.faktatokoh.com
3. www.merdeka.com
4. www.faktatokoh.com
5. pahlawancenter.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved