نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
(Nawaitu shouma ‘arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa)
Artinya: "Saya Niat Puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala".
Dikutip dari muslim.or.id, puasa Arafah ini dapat dilaksanakan bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji.
Selain itu puasa Arafah memiliki keutamaan dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu.
Seperti dikutip dari muslim.or.id, Rasulullah SAW bersabda,
صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية
"Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu," (HR. Muslim).
Selain itu dikutip dari Banjarmasinpost.co.id, hari Arafah dikatakan sebagai hari yang paling utama (afdhal al ayyam), seperti diriwayatkan Imam Muslim berikut ini.
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ مِنْ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ
Artinya; "Tidak ada hari yang lebih banyak Allah membebaskan dari api neraka dibanding hari Arafah".
Berikut tanggal-tanggal yang haram untuk melakukan puasa dikutip dari Tribunnews.
10 Dzulhijjah = 11 Agustus 2019
11 Dzulhijjah = 12 Agustus 2019
12 Dzulhijjah = 13 Agustus 2019
13 Dzulhijjah = 14 Agustus 2019
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)
Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki di TribunnewsWiki Official