Samsung Galaxy Note 10 plus memiliki kamera lebih banyak dibandingkan Samsung Galaxy Note 10.
Samsung Note 10 mempunyai tiga kamera, sedangkan Samsung Note 10+ memiliki satu tambahan kamera pembeda yang disebut sebagai DepthVision Camera.
Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 plus yang dirilis Indonesia akan ditenagai oleh prosesor Exynos 9825 dengan pabrikasi 7nm, berbeda dengan di Amerika dan Korea Selatan yang akan menggunakan chipset Snapdragon 855 Plus.
Prosesor ini dijanjikan lebih hemat daya CPU sebesar 33 persen dan GPU 42 persen dibandingman Galaxy Note 9.
Untuk S-Pen pada Galaxy Note 10 dan Note 10 plus sama-sama ddilengkapi sensor gestur yang disebut AR Action dengan sensor gyroskop 6 sumbu dan akselerometer.
Dengan fitur tambahan itu, S-Pen bisa dipakai untuk mengganti mode foto/video, mengatur zoom, bahkan untuk mengubah live focus, serta bisa juga bisa digunakan untuk memilih mode kamera dengan menekan tombol dan mengayunkannya ke arah kiri atau kanan.
Harga
Baca: Vivo S1 Resmi Dirilis di Indonesia dengan Harga Rp 3,6 Juta, Berikut Spesifikasinya
Dikutip dari Kompas.com, pada acara ‘Galaxy Unpacked’ yang berlangsung di Barclays Center Brooklyn, New York, seri Samsung dibanderol mulai 949 USD (Rp 13,5 Juta) untuk versi 4G dan 1.049 USD (Rp 14,8 Juta) untuk versi 5G.
Sementara Samsung Galaxy Note 10 plus, dibanderol mulai dari 1.099 USD (Rp 15,6 Juta) untuk versi 4G dan 1.299 (Rp 18,5 Juta) USD untuk versi 5G.
Ada tiga warna yang bisa dipilih untuk kedua model yakni Aurora Glow, Aurora Black, dan Aurora White.
Pre-order Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+ di Indonesia dibuka pada 9-18 Agustus 2019, di sejumlah e-commerce.
(Tribunnewswiki.com/Ami heppy)
Jangan lupa subscribe channel YouTube Tribunnewswiki.com!