Riwayat Kehidupan #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tahi Bonar Simatupang atau lebih dikenal dengan TB Simatupang lahir di Sidikalang, Sumatra Utara, 28 Januari 1920.
TB Simatupang adalah seorang tokoh militer sekaligus pahlawan nasional di Indonesia.
TB Simatupang memiliki istri bernama Sumarti Budiardjo, dan dikaruniai empat orang anak, yaitu Tigor, Toga, Siadji, dan Ida Apulia.
TB Simatupang meninggal dunia pada 1 Januari 1990 di Jakarta dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Pada 8 November 2013 presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada TB Simatupang berdasarkan Keppres Nomor 68/TK/2013.
Saat ini namanya diabadikan sebagai salah satu nama jalan besar di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Pada 19 Desember 2016, Pemerintah Republik Indonesia mengabadikan TB Simatupang di pecahan uang logam Rp. 500. (1)
Baca: PAHLAWAN NASIONAL - Jenderal Urip Sumoharjo
Baca: PAHLAWAN NASIONAL - Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution
Pendidikan #
TB Simatupang menempuh pendidikannya di Hollands Inlandsche School (HIS) Pematangsiantar dan lulus pada 1934.
TB Simatupang melanjutkan sekolahnya di Christelijke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO Kristen) Dr. Nomensen di Tarutung pada 1937.
Kemudian TB Simatupang melanjutkan pendidikannya ke Christelijke Algemene Middelbare School (AMS Kristen) di Salemba, Batavia dan lulus pada 1940.
Saat bersekolah di Batavia, TB Simatupang merupakan siswa yang pintar, dan fasih berbahasa Belanda.
TB Simatupang yang baru usai menyelesaikan pendidikan menengahnya di AMS Batavia, memutuskan mengikuti ujian masuk Koninklijke Militaire Academie (KMA).
TB Simatupang lulus KMA pada1942 dengan mendapatkan gelar taruna mahkota dengan mahkota perak karena dinilai berprestasi khususnya di bidang teori.(2)
Karier Militer #
Karier militer TB Simatupang diawali saat diterima menjadi kadet di KMA, Bandung pada 1940.
KMA adalah lembaga pendidikan militer bagi calon-calon personel Koninklijke Nederlands Indische Leger (KNIL).
Karena menjadi murid KMA, TB Simatupang tercatat sebagai taruna Corps Opleiding Reserve Officieren (CORO).
Setelah menempuh pendidikan selama 2 tahun, TB Simatupang lulus sebagai perwira muda.
Perang Dunia II mulai merembet ke Asia dimulai dengan serangan Jepang terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour pada Desember 1941.
Peristiwa tersebut membuat pemerintah Hindia Belanda mengumumkan perang terhadap Jepang.
Dalam perang tersebut, TB Simatupang diperintahkan menjadi bagian perhubungan Resimen 1 KNIL di Jakarta.
Namun ketika Jepang menduduki Jakarta, KNIL dibubarkan dan TB Simatupang ditangkap kemudian ditahan di Sukabumi.
Setelah bebas dari tahanan Jepang, TB Simatupang melakukan perjalanan ke berbagai tempat.
Setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesiapada 17 Agustus 1945, TB Simatupang bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
TB Simatupang juga turut bergerilya bersama Panglima Besar TNI Jenderal Sudirman melawan pasukan Belanda dalam Agresi Militer Belanda.
Selama perang kemerdekaan Indonesia tersebut TB Simatupang diangkat menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Perang (WAKASAP) RI pada tahun 1948-1949.
Karena kedudukannya tersebut, TB Simatupang ikut mewakili TNI dalam delegasi Republik Indonesia menghadiri Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda.
Misi utama mereka adalah mendesak Belanda menghapus KNIL dan menjadikan TNI sebagai inti kekuatan tentara Indonesia.
Ketika Jenderal Sudirman wafat pada 1950, TB Simatupang diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Perang RI (KSAP) dengan pangkat Mayor Jenderal hingga tahun 1953.
Pada 1953 presiden Soekarno menghapuskan jabatan KSAP sehingga pada 1954-1959 TB Simatupang diangkat sebagai Penasihat Militer di Departemen Pertahanan RI.
Setelah non aktif dari kemiliteran, TB Simatupang menyibukkan diri dengan menulis buku dan mengajar di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SSKAD).
Akhirnya TB Simatupang resmi dipensiunkan dari dinas militer pada tanggal 21 Juli 1959. (1)
Pelayanan Gereja #
TB Simatupang terjun ke pelayanan Gereja Setelah melepaskan tugas aktifnya sebagai anggota militer.
Dalam aktivitas gereja tersebut, TB Simatupang pernah menjabat sebagai Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Ketua Majelis Pertimbangan PGI, Ketua Dewan Gereja-gereja Asia, dan Ketua Dewan Gereja-gereja se-Dunia.
Di lingkungan kemasyarakatan,TB Simatupang menjabat sebagai Ketua Yayasan Universitas Kristen Indonesiadan Ketua Yayasan Institut Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (IPPM). (3)
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)
| Nama Lengkap | LetJend (Purn) Tahi Bonar Simatupang |
|---|
| Lahir | Sidikalang, Sumatera Utara, 28 Januari 1920 |
|---|
| Wafat | 1 Januari 1990 |
|---|
| Keluarga |
|---|
| Ayah | Simon Mangaraja Soaduan Simatupang |
|---|
| Ibu | Mina Boru Sibutar |
|---|
| Istri | Sumarti Budiarjo |
|---|
| Anak | Tigor |
|---|
| Toga |
| Siadji |
| Ida Apulia |
Sumber :
1. pahlawancenter.com
2. biografi-tokoh-ternama.blogspot.com
3. www.biografipahlawan.com