17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Jenderal Urip Sumoharjo

Jenderal TNI (Anumerta) Urip Sumoharjo adalah seorang jenderal dan kepala staf umum Tentara Nasional Indonesia pertama


zoom-inlihat foto
urip-sumoharjo.jpg
biografiku.com
Sosok pahlawan nasional, Jenderal Urip Sumoharjo

Jenderal TNI (Anumerta) Urip Sumoharjo adalah seorang jenderal dan kepala staf umum Tentara Nasional Indonesia pertama




  • Riwayat Kehidupan #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jenderal TNI (Anumerta) Urip Sumoharjo, lahir pada 22 Februari 1893 dan wafat pada17 November 1948.

Urip Sumoharjo kecil dikenal nakal, namun telah memperlihatkan sifat kepemimpinan.

Awalnya diberi nama Muhammad Sidik, namun diganti karena nama Sidik dianggap menimbulkan sial dan kenakalan Urip Sumoharjo.

Sang Ayah bernama Sumohardjo dan sang Ibu merupakan putri Bupati Trenggalek.

Urip Sumoharjo memiliki seorang isteri bernama Rohmah Subroto, dan mengadopsi anak bernama Abby.(1)

Sosok pahlawan nasional, Urip Sumoharjo
Sosok pahlawan nasional, Urip Sumoharjo (pahlawancenter.com)

Baca: PAHLAWAN NASIONAL - Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution

Baca: PAHLAWAN NASIONAL - Brigadir Jenderal Slamet Riyadi

  • Pendidikan #


Urip Sumoharjo memulai pendidikan dari sekolah dasar Hollandsch Inlandsche School  (HIS).

Namun karena kenakalannya Urip Sumoharjo dimasukkan ke Europese Lagere Meisjesschool atau Sekolah Putri Belanda.

Hal tersebut dilakukan orangtua agar Urip Sumoharjo belajar bahasa Belanda dan kenakalan Urip Sumoharjo dapat hilang.

Karena tingkah laku Urip Sumoharjo mulai berubah setelah satu tahun bersekolah di tempat tersebut, Urip Sumoharjo dipindahkan ke Sekolah Putra, namun prestasinya tetap buruk.

Kemudian pada 1908 Urip Sumoharjo pindah ke Magelang untuk melanjutkan sekolahnya di sekolah pendidikan pegawai negeri, Opleidingsschool Voor Inlandse Ambtenaren (OSVIA)

Namun kematian ibunya pada tahun 1909, membuat Urip Sumoharjo menjadi depresi dan kemudian lebih banyak menyendiri.

Sebelum lulus dari OSVIA, Urip Sumoharjo memiliki ketertarikan untuk mengikuti akademi militer di Meester Cornelis (sekarang bernama Jatinegara).

Keinginan tersebut muncul ketika Urip Sumoharjo berkenalan dengan seorang tentara Belanda yang mengisahkan kehidupan sebagai tentara.

Sang Ayah menentang hal tersebut, bahkan membujuk Urip Sumoharjo dengan memberikan uang sebesar 1000 Gulden jika kembali ke OSVIA.

Bujukan tersebut gagal sehingga Urip Sumoharjo melanjutkan pendidikan ke sekolah militer. (1)

Sosok pahlawan nasional, Urip Sumoharjo (kiri berpeci) dan Jenderal Sudirman (tengah)
Sosok pahlawan nasional, Urip Sumoharjo (kiri berpeci) dan Jenderal Sudirman (tengah) (historia.id)

  • Pejuang Militer #


Pada 1913 Urip Sumoharjo lulus dari akademi militer dengan predikat taruna teladan dan pangkat Letnan Dua Tentara Kerajaan Hindia Belanda atau Koninklijke Nederlandsch Indische Leger (KNIL).

Urip Sumoharjo bertugas di Kalimantan selama tujuh tahun sebelum awalnya sempat beripindah dari Banjarmasin,Tanah Grogot, Balikpapan, dan Malinau.

Pada 1923 Urip Sumoharjo dipindahkan ke Cimahi, Jawa Barat, kemudian dipindahkan lagi ke Purworejo, Magelang, Ambarawa, Padang Panjang (Sumatera Barat) dan akhirnya kembali lagi ke Purworejo.

Selama menjadi anggota KNIL, Urip Sumoharjo banyak melakukan perlawanan kepada pemerintah kolonial Belanda.

Satu diantaranya adalah menentang peraturan yang dikeluarkan oleh perusahaan minyak Bataafsche Petroleum Maatschappij (BPM) yang melarang orang-orang Indonesia menaiki kereta api milik perusahaan tersebut.

Urip Sumoharjo adalah satu-satunya orang Indonesia yang mencapai pangkat Mayor di KNIL. (2)

Pada 31 Agustus 1938 ketika diadakan upacara peringatan hari lahir Ratu Wilhemina, Urip Sumoharjo diangkat sebagai ketua panitia.

Urip Sumoharjo mengeluarkan peraturan yang mengharuskan para undangan hadir di tempat upacara setengah jam sebelum upacara dimulai.

Kemudian Bupati Purworejo datang terlambat, dan Urip Sumoharjo melarang bupati memasuki tempat upacara.

Karena kejadian tesebut Urip Sumoharjo hendak dipindahkan ke Gombong.

Namun karena merasa tidak bersalah dan enggan dipindahkan, Urip Sumoharjo memilih berhenti menjadi anggota militer dan pindah ke Yogyakarta untuk menjalani kehidupan sebagai masyarakat sipil. (3)

Namun ketika Jerman menginvasi Eropa termasuk Belanda, Urip Sumoharjo kembali ke militer dan berangkat markas KNIL di Bandung menjadi pimpinan batayon.

Urip Sumoharjo kemudian dipindahkan ke Cimahi untuk membangun unit pasukan baru sebagai antisipasi jika Jepang akan menyerang Hindia Belanda.

Ketika Jepang menguasai Hindia Belanda pada 1942, Urip Sumoharjo ditangkap dan  dipenjara di kamp tawanan perang di Cimahi selama tiga bulan.

Setelah bebas, Urip Sumoharjo ditawari untuk membentuk pasukan di bawah naungan pemerintahan Jepang.

tawaran tersebut ditolak dan kemudian Urip Sumoharjo memutuskan kembali ke rumah di Gentan, Yogyakarta. (1)

  • Setelah Kemerdekaan #


Setelah Kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945, dibentuk sebuah Badan Keamanan Rakyat (BKR) pada 22 Agustus 1945 dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dibentuk pada 5 Oktober 1945.

Beberapa orang bekas perwira KNIL mengusulkan Urip Sumoharo agar diangkat menjadi pimpinan TKR.

Atas usulan tersebut, wakil presiden, Mohammad Hatta meminta Urip Sumoharo kembali ke Jakarta melalui telegram.

Usaha pertama yang dilakukan Urip Sumoharo adalah mengumpulkan beberapa orang perwira bekas KNIL kemudian mengeluarkan 'Pernyataan tidak terikat lagi dalam dinas KNIL'.

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh 13 orang dtermasuk Urip Sumoharo yang namanya tercantum di deret paling atas.

Pada15 Oktober 1945, Urip Sumoharo menghadiri sidang Kabinet RI dan diangkat menjadi Kepala Staf Umum TKR dengan pangkat letnan jenderal.

Pada Januari 1946 Tentara Keamanan Rakyat merubah namanya menjadi Tentara Keselamatan Rakyat.

Kemudian pada 26 Januari 1946 Tentara Keselamatan Rakyat berubah nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).

Pada 20 Mei 1946 Urip Sumoharjo dikukuhkan sebagai Kepala Staf Umum TRI.

Ketika Menteri Pertahanan, Amir Sjarifudin yang mulai mengumpulkan tentara-tentara yang berhaluan kiri, Urip Sumoharjo curiga dan mengecam tindakan tersebut.

Akhirnya Urip Sumoharjo bersama Jenderal Sudirman menggabungkan laskar atau pasukan dari kalangan masyarakat umum dengan TRI.

Gabungan tersebut diberi nama Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 2 Juni 1947.

Urip Sumoharjo kemudian mendirikan sebuah akademi militer untuk merekrut para calon tentara di Yogyakarta.

Kondisi kesehatan Urip Sumoharjo terus melemah dan wafat pada 17 November 1948.

Urip Sumoharjo diberikan gelar pahlawan nasional berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No.314 Tahun 1964 tanggal 10 Desember 1964. (3)

Makam pahlawan nasional, Urip Sumoharjo di Yogyakarta
Makam pahlawan nasional, Urip Sumoharjo di Yogyakarta (biografiku.com)

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)



Nama Lengkap Urip Sumoharjo
Nama Lahir Muhammad Sidik
Lahir Purworejo, 22 Februari 1893
Wafat Yogyakarta, 17 November 1948
Keluarga
Ayah Sumohardjo
Istri Rohmah Subroto
Anak Abby (Anak angkat)


Sumber :


1. www.biografiku.com
2. biodatakubiografiku.blogspot.com
3. pahlawancenter.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved