Menanggapi viralnya video itu, suami Sarwendah Tan ini pun angkat bicara.
Ruben mengaku sangat sedih mendengar kabar bahwa karyawannya kesurupan.
"Saya baru pulang kerja dan baru lihat itu malam hari. Sebenarnya saya jarang mengupload permasalahan usaha saya, hanya yang menyenangkan dan ceria saja," kata Ruben Onsu yang ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019), seperti dikutip dari Tribunnews.com.
"Tapi dari hati saya sedih gitu loh. Saya adalah orang pertama paling sedih, saya berusaha menghidupi mereka," lanjut Ruben.
Baca: Ayam Cincane
Ruben juga mengatakan bahwa dirinya tidak tahu, mengapa ada kejadian mistis yang mengakibatkan karyawannya kesurupan.
Sebab,presenter 35 tahun ini merasa tidak memiliki dendam dan juga bermusuhan dengan seseorang.
"Padahal selama istri hamil, kejadian (mistis) tidak pernah terjadi. Tetapi, pas abis lahiran, pas saya pulang dari Singapura, kejadian itu datang lagi, bukan di satu outlet saja," jelas Ruben.
Rasa sedih Bensu itu karena ia memikirkan kesehatan para pegawainya yang bekerja dengannya.
Sebab, mereka memiliki keluarga yang harus dihidupi.
"Saya kasihan dan prihatin dengan pegawai saya. Karena mereka yang harus menerima ini semua," ungkapnya.
Pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu itu tidak bisa berkata-kata ketika tahu ada kejadian mistis di tempat usahanya.
Pria kelahiran Jakarta, 15 Agustus 1983 itu hanya bisa menyerahkan dirinya kepada Tuhan YME, agar bisa terlepas dari kejadian mistis.
"Saya enggak bisa melakukan apapun, karena semua hal sudah saya lakukan. Mungkin saya harus lebih kencang lagi berdoanya sama Tuhan," ujar Ruben.
Baca: The Walking Dead Season 1
Meski awalnya percaya tidak percaya, kata Ruben, hal itu memang dialami Ruben selama ini.
Selain kejadian kesurupan massal yang terjadi Rabu (24/7/2019) di salah satu gerai Geprek Bensu di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, kata Ruben, masih ada sederet kejadian mistis yang tak kalah aneh.
"Sebenarnya banyak kejadian (mistis) di tempat Geprek Bensu lain," kata Ruben di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019), seperti dikutip dari Kompas.com.
Ruben menuturkan bahwa pernah ada salah satu gerai yang selama satu hari tidak ada pengunjung padahal hari-hari biasanya begitu ramai.
Ditambah lagi, kata Ruben, ayam-ayam yang menjadi bahan baku tiba-tiba busuk.
Sedangkan ayam tersebut baru saja didatangkan.
"Ada kotoran kucing seplastik. Jadi, di taruh di depan toko. Nalar positifnya, apa iya kucing buang kotoran di plastik? Ya, sudahlah mungkin orang iseng. Sering banget," kata Ruben.