Rencana Pemindahan Ibu Kota, Jokowi : Kita Berpikir Visioner untuk Kemajuan Negara

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpim Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Tindak Lanjut Rencana Pemindahan Ibu Kota.


zoom-inlihat foto
presiden-jokowi-rapat-terbatas-senin-294-siang.jpg
setkab.go.id
Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin Rapat Terbatas tentang pemindahan ibu kota, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4) siang. (Foto: Jay/Humas)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Rencana pemindahan Ibu Kota Indonesia dari kota Jakarta mulai mendekati kenyataan.

Kalimantan disebut sebagai pulau yang dipilih untuk lokasi ibu kota negara baru.

Seperti diketahui, rencana pemindahan Ibu kota Indonesia telah lama muncul sejak zaman pemerintahan Presiden Soekarno.

Namun rencana tersebut tidak kunjung terwujud karena perencanaan yang kurang matang.

Diketahui Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Tindak Lanjut Rencana Pemindahan Ibu Kota, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/7/2019) siang.

Baca: Puasa Tarwiyah

Baca: Joko Anwar

Dikutip dari setkab.go.id, Presiden Joko Widodo mengingatkan untuk berpikir untuk jangka panjang.

“Tapi kita harus berbicara tentang kepentingan yang lebih besar untuk bangsa, negara, dan kepentingan visioner dalam jangka yang panjang sebagai negara besar dalam menyongsong kompetisi global,” ujar Presiden Joko Widodo dalam rapat tersebut.

Pemindahan Ibu Kota Negara memerlukan persiapan yang matang dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti lokasi yang tepat, serta mencakup keadaan goopolitik dan infrastruktur.

“Sekali lagi, kita ingin kita berpikir visioner untuk kemajuan negara ini,” tegas Presiden Jokowi yang dikutip dari setkab.go.id.

Baca: Lagu I Love You 3000 milik Stephanie Poetri Berkumandang di Radio Amerika, Ini Liriknya

Baca: Jokowi Teken Keppres Amnesti Baiq Nuril, Donasi Kitabisa.com Ditutup, Tonggak Sejarah Sistem Hukum

Diketahui saat ini Ibu Kota Jakarta memikul dua beban, sebagai pusat pemerintahan dan pusat bisnis.

Untuk dimasa yang akan datang sanggpkan Jakarta tetap memikul dua beban tersebut.

Sebelumnya Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementrian PPN/Bappenas, Rudy S. Prawiradinata mengatakan bahwa pemindahan Ibu Kota Negara dipastikan dipindah ke Kalimantan.

“Pemindahan ibu Kota sudah pasti akan di Kalimantan. Di mana pun ibu kota baru akan dibangun, dampaknya ke seluruh Kalimantan yang signifikan. Ini adalah seri Dialog Ibu Kota Negara untuk tiga lokasi di Kalimantan. Setelah dari sini, kami akan ke Palangkaraya dan Balikpapan,” ujar Deputi Rudy saat menggelar Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN): Kalimantan untuk Indonesia di Novotel Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, (15/7/2019) yang dikutip dari bappenas.go.id.

Baca: Digelar Awal Agustus, Simak Jadwal Lengkap dan Destinasi Wisata di Dieng Culture Festival 2019

Baca: Cut Meyriska Resmi Dilamar Roger Danuarta, Sang Adik Beri Pesan Haru, Perih Akan Menjadi Cerita

Keunggulan Kimantan untuk dijadikan lokasi Ibu Kota Negara salah satunya berada di tengah wilayah Indonesia.

Selain itu Kalimantan berada dalam cakupan pelayanan jalan nasional dan 70 persen wilayah delineasi tergolong ke dalam kerawanan rendah terhadap bencana banjir.

Secara historis juga Kalimantan tidak pernah terjadi konflik sosial.

“Gubernur Kalimantan Selatan sering mengatakan, di mana pun IKN dipilih selama di Kalimantan, tetap mendapat manfaat.

Terutama dari sisi ekonomi.

Misalnya kita menjadi penyedia beras untuk IKN, menjadi lahan untuk lumbung padi nasional,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan Nurul Fajar Desira.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)

Jangan lupa subscribe Youtube channel TRIBUNNEWSWIKI di TribunnewsWIKI Official





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved