TRIBUNNEWSWIKI.COM - Media sosial tengah diramaikan dengan adanya kabar Puri Indah Mall, Kembangan, Jakarta Barat, memisahkan toilet pengemudi ojek online (ojol) dengan pengunjung, Selasa (16/7/2019).
Pasalnya, di toilet lantai dasar dan lantai satu Puri Indah Mall terdapat papan petunjuk toilet untuk pengemudi ojek online yang digabung dengan toilet karyawan.
Seolah memisahkan antara toilet pengunjung dengan toilet karyawan.
Berikut ini tim Tribunnewswiki.com himpun fakta-fakta yang terkait dengan kejadian ini.
Baca: Jumpa Musuh Bebuyutan, Inilah Jadwal Timnas Indonesia pada Babak Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022
Baca: Mengungkap Kepribadian Diri dengan Memilih Sebuah Batu, Sunstone Memiliki Masa Depan yang Cerah
Dikutip dari Kompas.com pada Kamis (18/7/2019), simak selengkapnya di sini!
1. Perbedaan toilet khusus pengemudi ojol dengan pengunjung
Perbedaan yang terlihat adalah, petunjuk toilet pengunjung langsung tertuju ke pintu toilet, sementara untuk toilet ojek online menunjuk ke sebuah lorong.
Masuk ke dalam lorong, terlihat ruangan janitor tempat para petugas kebersihan menyimpan peralatannya.
Sementara toilet tepat berada di samping ruang janitor itu.
Toilet ojek online lebih sempit dibandingkan dengan toilet pengunjung.
Bahkan, keramik yang digunakan di lantai juga berbeda. Untuk toilet ojek online menggunakan keramik berwarna krem polos.
Namun toilet pengunjung menggunakan marmer hitam dengan corak putih.
Toilet ojek online dilengkapi tiga kloset jongkok yang disekat menggunakan melamin.
2. Penjelasan pihak mal
Pihak manajemen Puri Indah Mall pun memberikan penjelasannya terkait pemisahan toilet ini.
Menurut Marketing Communication Puri Indah Mall, Hendri Priatna, tanda tersebut bukanlah pemisahan fasilitas toilet terhadap pengemudi ojol.
Plang itu dipasang dengan maksud pihak mal memberikan alternatif bagi para pengemudi ojol yang ingin menggunakan fasilitas toilet.
"Jadi pengumuman saja, di samping fasilitas toilet yang sudah kami miliki, fasilitas toilet khusus karyawan yang (juga) bisa digunakan oleh pengemudi ojek online," kata Hendri saat dihubungi Kompas.com Rabu (17/7/2019).
Hendri juga menjelaskan bahwa pemasangan ini dilakukan atas dasar saran dari seorang pengunjung.
Saat itu, pengunjung yang memberikan saran hendak menggunakan toilet namun mendapati toilet sedang penuh.