Konser di Aceh Dibubarkan Akibat Dianggap Rusak Kearifan Lokal, Base Jam Menolak Kapok

Konser Base Jam di arena Festival Kuliner Aceh, Minggu (7/7/2019) malam di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, dibubarkan sekelompok massa


zoom-inlihat foto
konser-base-jam-di-arena-festival-kuliner-aceh.jpg
Instagram Base Jam
Konser Base Jam di arena Festival Kuliner Aceh, Minggu (7/7/2019) malam di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, dibubarkan sekelompok massa.


Namun penyanyi asal Malang itu sukses menghibur ratusan penggemarnya di taman Ratu Safiatuddin tanpa ada protes dari pihak manapun.

Usai insiden tersebut, pihak Base Jam pun menyampaikan pernyataan lewat unggahan video di Instagram.

Sigit Wardhana, sang vokalis mewakili rekan-rekan bandnya, meminta maaf terhadap semua pihak atas ketidaknyamanan tersebut.

Sigit juga menyampaikan permohonan maaf terutama bagi fans yang telah menanti 25 tahun agar Base Jam tampil di Aceh.

"Kami meminta terhadap semua pihak dan terutama Base Jam Friends yang telah menanti 25 tahun, kami bisa bermain pertama kali di Aceh," ujarnya.

Base Jam mengaku menyesal dan menyayangkan insiden yang terjadi, sehingga membuat durasi mereka terpotong.

Awalnya, Base Jam dijadwalkan membawakan 10 lagu, namun hanya menjadi 3 lagu.

Base Jam berharap agar dapat kembali tampil di Aceh dalam kondisi yang lebih kondusif.

Sebelumnya, Base Jam juga menulis ucapan terima kasih atas dukungan terhadap mereka, dalam kondisi kurang menyenangkan itu.

"Terima kasih dukungannya teman-teman

Kejadian kemarin itu hanya oknum saja yang menuntut beberapa hal tambahan diluar permintaan persyaratan utama

Tapi, semua sudah aman ya teman-teman

Base Jam friends di Aceh juga semua luar biasa supportnya dan pemprov Aceh juga support memastikan semua tetap aman dan nyaman

Aceh, kita semua bersaudara :)," tulis Base Jam.

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved