Adam Lay

Adam Lay merupakan pelukis aliran realis-naturalis yang salah satu karyanya dipajang di Istana Negara.


Adam Lay
RCTI (Courtesy Youtube)
Adam Lay dalam acara Nuansa Pagi di RCTI. 

Adam Lay merupakan pelukis aliran realis-naturalis yang salah satu karyanya dipajang di Istana Negara.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pelukis yang lahir pada 25 September 1950, di Wonosobo, Jawa Tengah ini bernama Adam Lay. [1]

Beberapa dari karya lukisan Adam Lay terpajang di Istana Negara bersama dengan karya lukisan tersohor dari Basuki Abdullah, Raden Saleh, dan lainnya. [2]

Berasal dari keluarga yang tidak mampu, Adam Lay mempunyai bakat seni lukis sejak kecil.

Lukisan karya Adam Lay di antaranya adalah 'Ibu dan Anak' yang merupakan lukisan aliran realis-naturalistik yang dipajang di Art Gallery Cipanas.

Pengagum Basuki Abdullah ini tercatat melakukan pameran tunggal perdananya di Hotel Indonesia pada tahun 1979 dan membuka galeri di Cipanas, Jawa Barat.

Adam Lay dan lukisannya
Adam Lay dan Lukisannya (fjb.kaskus.co.id)

  • Kehidupan Masa Kecil


Sejak kecil, Adam Lay sering mendengarkan kaset wayang kulit bersama pecinta wayang di kampungnya, di Wonosobo.

Adam Lay juga diajarkan agama Islam oleh para pecinta wayang di kampungnya.

Pembelajaran agama didapatkan Adam Lay dan teman-temannya saat berkunjung ke salah satu tokoh pecinta wayang di Wonosobo, Mbah Minto.

Di tempat tersebut, Adam Lay diajarkan agama Islam secara universal dan kemudian memeluknya.

Dalam persoalan agama, keluarga Adam Lay membebaskan sang anak untuk memilih agama yang diyakininya.

Adam Lay dan lukisannya 4
Adam Lay sedang melukis (Facebook.com/adam.lay.1804)

  • Riwayat Pendidikan


Adam Lay berasal dari keluarga yang tidak mampu.

Sejak SD, Adam Lay membantu dan bekerja di warung kecil milik orangtuanya sepulang sekolah.

Setelah lulus SD, Adam Lay melanjutkan pendidikan ke SMP di kampungnya.

Setelah menamatkan SMP, Adam Lay pergi ke Magelang untuk masuk SMA karena di kampungnya tidak ada SMA.

Namun, pendidikan Adam Lay di tingkat SMA harus berhenti sampai kelas 2 karena ketiadaan biaya.

Ditulis oleh Berita Buana pada 24 Januari 1995 yang dikutip Ensiklopedi Tokoh Kebudayaan IV, orangtua Adam Lay hanya mampu mengirim wesel Rp. 5000,- per bulan.

Hal tersebut memaksa Adam Lay untuk hidup prihatin.

Setiap pagi, Adam Lay hanya makan bubur kacang hijau atau sedikit nasi ketan.

Putus sekolah, membuat Adam Lay fokus pada dunia seni lukis.

Secara otodidak, Adam Lay melukis setiap hari dengan cat dan kanvas sederhana.

Baca: Adam Levine

Baca: Anies Baswedan

'Sepasang Ayam Kate dan Kutu' karya Adam Lay ditempatkan di kamar tidur presiden (lib.ui.ac.id)

  • Riwayat Melukis


Bakat melukis Adam Lay bermula dari hobi corat-coret atau sketsa yang dilakukannya secara otodidak.

Adam Lay kemudian menggunakan cat dan kanvas sederhana karena tak mempunyai modal cukup.

Pada tahun 1965, harga cat minyak senilai biaya kos sebulan.

Kondisi tersebut membuat Adam Lay tak mungkin membeli cat minyak.

Namun, keterbatasan uang tidak membuat Adam Lay berhenti melukis.

Pada saat berkunjung ke sebuah toko buku kecil di Yogyakarta, Adam Lay melihat cat minyak murah dan kanvas tipis yang dijual di toko-toko.

Dibelilah cat minyak murahan dan kanvas tipis tersebut dan digunakan untuk melukis.

Pada suatu ketika, hasil lukisan dengan alat-alat sederhana tersebut diminati oleh paman dari teman kos Adam Lay di Magelang yang ternyata pemilik toko besar.

Pria tersebut meminta Adam Lay untuk membuatkannya lukisan tetapi memakai alat lukis yang layak.

Setelah lukisan tersebut jadi, Adam Lay mendapat imbalan berupa uang, cat dan baju.

Sisa cat minyak dan kanvas dari lukisan tersebut kemudian menjadi modal awal Adam Lay untuk melukis lagi dan menjualnya di toko-toko.

Usaha ini kemudian mengubah hidup Adam Lay.

Lukisan 'Kuda' menjadi salah satu maestro terbaik pelukis dengan aliran realis-naturalistik ini.

Mengenang masa kecilnya, Adam Lay berujar bahwa 'hidup ini memang bak teka-teki yang tak menepati janji'.

Pada 4 April 2014, Adam Lay meninggal dunia. [3]

Adam Lay dan lukisannya 2
'Kuda' adalah salah satu masterpice Adam Lay (lukisanku.id)
Lukisan Adam Lay
Lukisan Adam Lay 'Balutan Kain Biru'. (lukisanku.id)

  • Literatur


Berita Buana, 24 Januari 1995

Ensiklopedi Tokoh Kebudayaan IV, Departemen Pendidikan Nasional, (Jakarta: CV. Putra Prima, 2000)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)

Jangan lupa subscribe channel Youtube Tribunnewswiki



Informasi Detail
Nama Adam Lay
Tempat & Tanggal Lahir 25 September 1949
Istri Etty Minarmiati
Anak Wahyu Purnawan, Daminata
Pekerjaan Pelukis
Alamat Rumah Cipanas, Puncak, Jawa Barat
Aliran Lukisan Realis - Naturalistik
Pendidikan Terakhir SMA (Sampai kelas 2)
Facebook https://www.facebook.com/adam.lay.1804


Sumber :


1. lukisanku.id
2. lib.ui.ac.id
3. www.tribunnews.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved