Anies Baswedan

Anies Rasyid Baswedan atau akrab disapa Anies Baswedan lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 Mei 1969.


Melia Istighfaroh

Anies Baswedan
Tribunnews/Jeprima
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan sesi wawancara khusus dengan Tribun Network di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018). Pada wawancara tersebut tim Tribun membahas mengenai kinerja Anies selama 1 tahun kebelakang sekaligus kinerja kedepannya yang akan dia lakukan. 

Anies Rasyid Baswedan atau akrab disapa Anies Baswedan lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 Mei 1969.




  •  Kehidupan Pribadi


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Anies Rasyid Baswedan atau akrab disapa Anies Baswedan lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 Mei 1969.

Anies Baswedan merupakan anak dari pasangan suami istri Rasyid Baswedan dan Aliyah Rasyid.

Anies Baswedan lahir di keluarga akademisi, ayahnya adalah seorang dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, sedangkan sang ibu merupakan guru besar sekaligus dosen di Universitas Negeri Yogyakarta.

Sedangkan kakeknya, Abdurachman Baswedan (AR Baswedan) merupakan salah seorang pejuang pergerakan nasional dan pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan pada masa awal kemerdekaan.

Anies Baswedan menikah dengan seorang perempuan bernama Fery Farhati Ganis.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai empat orang anak yaitu Mutiara Annisa Baswedan, Mikail Azizi Baswedan, Kaisar Hakam Baswedan, Ismail Hakim Baswedan. (1)

Anies Baswedan 1
Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan berfoto bersama keluarga di kediamannya sebelum menuju Tempat Pemungutan Suara 28, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017). Pilkada DKI Jakarta diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)

  • Riwayat Pendidikan


Anies Baswedan memulai pendidikan formalnya ketika usianya menjelang lima tahun.

Anies Baswedan masuk ke TK Masjid Syuhada di Kota Baru, Yogyakarta.

Lulus dari TK, Anies Baswedan kemudian melanjutkan ke SD IKIP Labrotori II, Yogyakarta dan lulus pada 1982.

Sejak kecil, Anies Baswedan sudah suka berorganisasi.

Ketika usianya masih 12 tahun, Anies Baswedan membentuk kelompok anak-anak muda yang berumur antara 7 tahun sampai 15 tahun di kampungnya.

Kelompok tersebut bernama “Kelabang”, yakni kependekan dari Klub Anak Berkembang.

Kelabang sangat sering mengadakan kegiatan-kegiatan olahraga dan kesenian.

Lulus dari SD, Anies Baswedan kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 5 Yogyakarta sampai 1985.

Anies Baswedan pernah menjadi ketua OSIS se-Indonesia ketika ia duduk di SMAN 2 Yogyakarta.

Pemilihannya dilakukan ketika Anies Baswedan mengikuti pelatihan kepemimpinan di Jakarta pada September 1985.

Anies Baswedan mengetuai 300 delegasi SMA-SMA se-Indonesia, padahal saat itu ia masih duduk di kelas satu.

Ketika di SMA, Anies Baswedan juga terpilih menjadi peserta program AFS, yaitu program pertukaran pelajar yang diselenggarakan oleh Bina Antarbudaya.

Anies Baswedan sempat belajar di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat selama setahun sejak 1987 sampai 1988.

Tamat dari SMA, Anies Baswedan kemudian melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada.

Selama menjadi mahasiswa di FE UGM sejak 1989 sampai 1995, jiwa organisator Anies Baswedan semakin tumbuh.

Anies Baswedan aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), di sampinag ia juga aktif sebagai Ketua Umum Senat Mahasiswa UGM.

Anies Baswedan juga pernah mendapatkan beasiswa Japan Aielines Foundation untuk mengikuti kuliah musim panas bidang Asian Studies di Universitas Sophia, Tokyo, Jepang.

Lulus dari FE UGM, Anies Baswedan kemudian mendapat beasiswa S2 di University of Maryland, College Park untuk pendidikan Master Bidang International Security and Economic Policy.

Ketika kuliah di University of Maryland, Anies Baswedan sempat mendapat penghargaan William P Cole III Fellow, ICH Scholarship, serta ASEAN Student Award.

Pada 2005, Anies Baswedan menjadi peserta Gerald Maryanov Fellow di Departemen Ilmu Politik di Universitas Northern Illinois.

Karena itu, Anies Baswedan dapat menyelesaikan disertasinya tentang “Otonomi Daerah dan Pola Demokrasi di Indonesia”. (2)

Anies Baswedan 2
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi pembicara saat menghadiri kegiatan Urban 20 (U20) Global Summit, di Buenos Aires, Argentina, Selasa (30/10/2018). Dalam acara yang di hadiri para pemimpin 25 kota utama dari negara-negara anggota G20 tersebut Gubernur Anies juga melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan pembahasan yang mengedepankan pembangunan kota modern dan masyarakat yang memiliki daya saing tinggi. TRIBUNNEWS/HO

  • Riwayat Karier


Perjalanan Karier Anies Baswedan bisa dibilang cukup panjang.

Pada periode 1989 sampai 1991, ketika masih kuliah sebagai mahasiswa ekonomi di UGM, Anies Baswedan pernah menjadi redaktur sekaligus pembawa acara “Tanah Merdeka” yang ditayangkan di TVRI Yogyakarta.

Ketika lulus sebagai sarjana ekonomi, Anies Baswedan juga sempat bekerja di almamaternya.

Anies Baswedan menjadi Peneliti dan Koordinator Proyek di Pusat Antar Universitas (PAU) Studi Ekonomi UGM.

Namun tidak lama, Anies Baswedan kemudian mendapat beasiswa untuk melanjutkan S2 di University of Masyland sehingga harus meninggalkan pekerjaan tersebut.

Ketika kuliah S3 di Northern Illinois University, Amerika, Anies Baswedan sempat menjadi peneliti si pada The Office of Research, Evaluation, and Policy Studies sejak 2000 sampai 2004.

Ketika berada di Amerika, Anies Baswedan juga aktif di dunia akademis dan menulis berbagai artikel tentang desentralisasi, demokrasi, dan politik Islam di Indonesia.

Anies Baswedan pun kerap menjadi pembicara di berbagai konferensi.

Artikel jurnalnya yang berjudul “Political Islam: Present and Future Trajectory” dimuat di Asian Survey, sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Universitas California.

Anies Baswedan juga menulis artikel Indonesian Politics in 2007: The Presidency, Local Elections and The Future of Democracy yang kemudian diterbitkan oleh BIES, Australian National University.

Pulang ke Indonesia, Anies Baswedan kemudian bekerja sebagai National Advisor bidang desentralisasi dan otonomi daerah di Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan, Jakarta sejak 2006 sampai 2007.

Tidak hanya itu, Anies Baswedan juga pernah menjadi peneliti utama di Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Pada 15 Mei 2007, Anies Baswedan ditunjuk menjadi Rektor Universitas Paramadina menggantukan Nurcholish Madjid.

Anies Baswedan yang saat itu masih berusia 38 tahun pun menjadi rektor termuda di Indonesia.

Majalah Foreign Policy bahkan memasukkan Anies Baswedan ke dalam daftar 100 Intelektual Publik Dunia.

Anies Baswedan kemudian merintis Program Beasiswa di Universitas Paramadina pada 2008 yang ia namai Paramadina Fellowship.

Program beasiswa tersebut mengadopsi konsep yang biasa digunakan oleh universitas-universitas di Amerika Utara dan Eropa dengan menyematkan nama sponsor sebagai predikat penerima beasiswa.

Pada Pemilu 2009, Anies Baswedan menjadi moderator debat capres.

Ia kemudian dipilih sebagai juru bicara Tim-8 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada akhir 2009.

Tim-8 ini bertugas untuk menangani kasus sangkaan pidana terhadap pimpinan KPK yaitu Bibit dan Chandra. (3)

Pada 2010, Anies Baswedan mendirikan Gerakan Indonesia Mengajar sekaligus menjadi ketua gerakan tersebut.

Anies Baswedan 3
Peserta Konvensi Partai Demokrat Anies Baswedan (tengah) berbincang bersama anggota Komite Bidang Program dan Acara Hinca Panjaitan (kiri), serta anggota Komite Konvensi Effendi Gazali (kanan) sebelum mengikuti wawancara konvensi di Wisma Kodel, Jakarta, Selasa (27/8/2013). Selain Anies tiga tokoh lainnya direncanakan akan mengikuti konvensi pada hari ini yaitu Endriartono Sutarto, Hayono Isman, dan Irman Gusman. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

  • Karier Politik dan Pemerintahan


Anies Baswedan resmi terjun ke dunia politik pada 2013 setelah lama bergelut dengan dunia sosial dan pendidikan.

Anies Baswedan maju sebagai peserta konvensi calon presiden yang diselenggarakan oleh Partai Demokrat.

Namun konvensi tersebut akhirnya tidak berakhir sesuai harapan, Partai Demokrat bahkan tidak mengusung calon presiden pada Pilpres 2014.

Anies Baswedan kemudian merapat ke kubu pemenangan Capres Joko Widodo – Jusuf Kalla.

Dalam tim tersebut, Anies Baswedan didaulat sebagai juru bicara tim pemenangan Capres dan Cawapres Joko Widodo – Jusuf Kalla.

Anies Baswedan 4
KONSER SALAM 2 JARI - Juru Kampanye pasangan Jokowi-JK, Anies Baswedan, mengajak para pengunjung yang hadir pada Konser Ngabuburit Salam 2 Jari untuk memilih Jokowi-JK, di Lapangan Irepa, Cilodong, Depok, Jumat (4/7). Menurut Baswedan, Jokowi-JK pemimpin yang jujur, dan berkarakter. Warta Kota/nur ichsan

Sukses mengantarkan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden, Anies Baswedan kemudian ditunjuk oleh Jokowi sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Selama menjabat sebagai Mendikbud, Anies Baswedan melakukan gebrakan yang cukup signifikan.

Anies Baswedan memisahkan Dirjen Dikti dari Kemendikbud dan menggabungkannya dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Anies Baswedan juga melakukan pembenahan terhadap seleksi terbuka Kemendikbud.

Selain itu, Anies Baswedan juga melakukan distribusi Kartu Indonsesia Pintar (KIP), membuat program sekolah aman, serta mengimbau para orangtua untuk mengantar anaknya ke sekolah pada tahun ajaran baru.

Anies Baswedan juga menerapkan kurikulum pendidikan terbaru serta mnyebarkan guru-guru berkualitas supaya merata di semua wilayah hingga melakukan reformasi ujian nasional.

Meski cukup banyak prestasi yang ia raih ketika menjabat sebagai mendikbud, namun Anies Baswedan akhirnya dicopot oleh Presiden Joko Widodo.

Mohammad Nuh memberikan buku
Mohammad Nuh memberikan buku "Mempersiapkan Generasi Emas 2045" kepada Mendikbud Anis Baswedan, Jakarta. 27-10-2014 (Pusat Informasi dan Humas) ((Pusat Informasi dan Humas))

Anies Baswedan kemudian digantikan oleh Muhadjir Effendy pada pertengahan 2016. (4)

Pada Pilkada DKI Jakarta 2017, nama Anies Baswedan kembali menarik perhatian publik.

Anies Baswedan diusung sebagai calon gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Sandiaga Uno oleh Partai Gerindra.

Anies Baswedan terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta setelah pada putaran kedua berhasil mengalahkan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat.

Pada putaran kedua tersebut, Anies Baswedan mendapat suara sebesar 57,96 persen sedangkan Ahok – Djarot hanya memperoleh 42,04 persen suara.

Anies Baswedan pun terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017 – 2022. (5)

Anies Baswedan 6
Sandiaga Uno didampingi Anies Baswedan mendatangi gedung KPK Jakarta, untuk menyerahkan dokumen laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Kamis (29/9/2016). Penyerahan LHKPN ini sebagai salah satu syarat pencalonan mengikuti Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. TRIBUNNEWS/HERUDIN

  • Kontroversi


Awal menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kerap mendapat sorotan dari publik karena kebijakan-kebijakan yng dibuatnya.

Terlebih, saat kampanye Pilkda DKI Jakarta 2017 muncul friksi di antara warga DKI Jakarta, karena isu SARA.

Selain isu SARA, Gubernur DKI Jakarta sebelum Anies, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) adalah pejabat publik yang dikenal luas di Indonesia dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Baru tiga bulan menjabat, setidaknya ada lima kebijakan Anies Baswedan yang menuai pro dan kontra.

Pertama adalah kebijakan Anies Baswedan soal legalisasi becak di permukiman DKI Jakarta.

Kebijakan ini dinilai oleh sebagian pihak sebagai bentuk kemunduran karena tidak selaras dengan semangat untuk mendorong orang beralih ke transportasi massal.

Selain itu, becak juga dinilai akan sulit bersaing dengan moda transportasi lain seperti bajaj atau ojek online.

Kebijakan berikutnya yang sempat menarik perhatian publik adalah pencabutan hak guna bangunan (HGB) Pulau D di kawasan Teluk Jakarta.

Pulau D merupakan satu di antara 17 pulau yang akan direklamasi.

Pencabutan tersebut menurut Anies karena Pemprov DKI sedang melakukan kajian mendalam dan komprehensif terkait kebijakan serta pelaksanaan reklamasi di Pantai Utara Jakarta serta memastikan proses reklamasi berjalan sesuai prosedur.

Kebijakan itu pun menuai protes, terutama dari pihak pengembang.

Kontroversi berikutnya yaitu meroketnya gaji untuk ketua dan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Gaji ketua dan anggota TGUPP yang tadinya hanya Rp 2,3 miliar naik tajam menjadi Rp 28,5 miliar pada rancangan APBD DKI 2018.

Melonjaknya honor ketua dan anggota TGUPP tersebut karena Anies Baswedan ingin menambah jumlah ketua dan anggota TGUPP yang tadinya hanya berjumlah 15 orang menjadi 73 orang.

Selain itu, kebijakan soal pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang dan juga motor yang diizinkan melintas di kawasan Thamrin juga sempat mendapat perhatian publik. (6)

Yang terbaru, Anies Baswedan kembali mendapat sorotan publik ketika ia menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di pulau reklamasi.

Kebijakan tersebut dinilai telah mengecewakan pendukungnya, terutama mereka yang menolak reklamasi. (7)

Anies Baswedan 7
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memimpin kegiatan pemusnahan miras tanpa izin (ilegal) di Lapangan Silang Monas Tenggara, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019). Warta Kota/Feri Setiawan

  • Penghargaan


(1987) AFS Intercultural Program, Milwaukee High School, Wisconsin, AS

(1993) JAL Scholarship

(1997-1998) Fulbright Scholarship

(1998) William P Cole III Fellowship, Universitas Maryland

(1998) ASEAN Students Assistance Awards Program

(1999-2003) Indonesian Cultural Foundation Scholarship

(2004-2005) Gerald Maryanov Fellow, Northern Illinois University

(2005) William P. Cole III Fellow di Maryland School of Public Policy, ICF Scholarship, dan ASEAN Student Award

(2008) 100 Intelektual Publik Dunia versi Foreign Policy

(2009) Young Global Leaders versi Economic Forum

(2010) 20 Pemimpin Masa Depan Dunia versi majalah Foresight

(2010) Nakasone Yasuhiro Awards oleh International Policy Studies (IIPS)

(2010) 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia versi Royal Islamic Strategic Studies Centre (8)

(TribunnewsWIKI/Widi Hermawa)

Jangan lupa subscribe channel Youtube TribunnewsWIKI Official



Info Pribadi
Nama H Anies Rasyid Baswedan SE MPP PhD
Nama Panggilan Anies Baswedan
Lahir Kuningan, Jawa Barat, 7 Mei 1969  
Alamat
Kantor Kantor Gubernur DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 8-9 Jakarta Telp. (021) 3456058
Rumah Dinas Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat
Rumah Pribadi Jalan Lebak Bulus II, Cilandak Barat, Jakarta Selatan
Riwayat Pendidikan TK Masjid Syuhada di Kota Baru, Yogyakarta
SD IKIP Labrotori II, Yogyakarta (1982)
SMP Negeri 5, Yogyakarta (1985)
SMA, South Milwaukee, Senior High School (AFS Year Program), Wisconsin, Amerika (1988)
SMA Negeri 2, Yogyakarta (1989)
S1 Fakultas Ekonomi UGM, Yogyakarta (1995)
S2 University of Maryland, School of Public Policy, College Park, Amerika Serikat (1998)
S3 Northern Illinois University, Department of Political Science, DeKalb, Illinois, Amerika Serikat (2005)  
Riwayat Karier Redaktur dan Pembawa Acara
Program Koordinator di Center for Student and Community Development (1993-1994)
Peneliti dan Koordinator Proyek di Pusat antar Universitas (PAU) Studi Ekonomi UGM (1994-1996)
Peneliti pada The Office of Research, Evaluation, and Policy Studies, Northern Illinois University (2000 - 2004)
Peneliti pada Center for Governmental Studies, Northern Illinois University (2000-2000)
Research Manager di IPC, Inc., Chicago, Illinois, Amerika (2004-2005)
Direktur Riset The Indonesian Institute, Center for Public Policy Analysis, Jakarta (2005-2009)
Peneliti Utama di The Indonesian Survei Institute (LSI), Jakarta (2005-2007)
National Advisor Bidang Desentralisasi dan Otonomi Daerah pada Partnership for Governance Reform, Jakarta (2006-2007)
Rektor Universitas Paramadina (2007-2011)
Pendiri dan Ketua Gerakan Indonesia Mengajar (2010)
Presenter Program Save Our Nation, Metro TV (2010)
Presenter Young Global Leaders Summit, Tanzania, Afrika (2010)
Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah dalam Kabinet Kerja (2014-2016)
Gubernur DKI Jakarta (2017-2022)
Keluarga
Ayah Drs Rasyid Baswedan SU
Ibu Prof Dr Aliyah Rasyid MPd
Pasangan Fery Farhati Ganis SPsi MSc
Anak Mutiara Annisa Baswedan
Mikail Azizi Baswedan
Kaisar Hakam Baswedan
Ismail Hakim Baswedan  
Situs dan Media Sosial
Situs Kantor https://www.jakarta.go.id/
Situs Organisasi http://indonesiamengajar.org/
Akun Facebook @aniesbaswedan
Akun Instagram @aniesbaswedan
Akun Twitter @aniesbaswedan


Sumber :


1. www.biografiku.com
2. www.biografiku.com
3. www.biografiku.com
4. www.biografiku.com
5. megapolitan.kompas.com
6. jakarta.bisnis.com
7. megapolitan.kompas.com
8. www.merdeka.com


Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved