Buntut Panjang Karangan 'Selamat Menikmati Uang Haram', Pengelola Arisan Minta Damai Tapi Ditolak

Viral di media sosial, pengelola arisan Sragen yang diberi karangan bunga 'selamat menikmati uang haram' meminta damai tapi ditolak enam pelapor.


zoom-inlihat foto
pernikahan-arisan-sragen.jpg
Instagram/irenejunitas
Karangan bunga pernikahan di Sragen yang viral karena bertuliskan 'Selamat menikmati uang haram hasil nilep arisan'. Krangan tersebut dikirim karena kesal dengan pengelola arisan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pengelola arisan By Wida yang dituduh menggelapkan uang Rp 1 Miliar memberikan penjelasan.

Mia Widaningsih, mengaku arisannya macet karena orang yang sudah mendapat arisan kabur.

Para pemenang yang kabur itu memblokir nomornya dan tak mau membayar iuran lagi.

Dari situ, ia juga merasa menjadi pihak yang dirugikan.

Namun dirinya dituduh menggelapkan uang arisan online oleh beberapa anggota.

Ia dilaporkan oleh 6 anggota arisan ke pihak kepolisian.

Dua dari enam orang yang melaporkan tersebut bernama Suciana dan Irene yang kemudian menjadi viral di media sosial.

Pasalnya keduanya sempat mengirimkan karangan bunga bertuliskan 'selamat menikmati uang haram'.

Karangan itu dikirimkan oleh beberapa anggota ke pernikahan saudara Mia.

"Pernikahan itu tanggal 23 Desember 2020. Para member urunan untuk mengirim karangan bunga tersebut," kata Irene.

Baca: Sempat Viral Karangan Bunga Selamat Menikmati Uang Haram Arisan, Pengelola: Saya yang Tombok

Baca: Viral Pernikahan di Sragen Dapat Karangan Bunga Selamat Menikmati Uang Haram, Bermula dari Arisan

Pelapor bernama Irene Junitasari mengatakan pihaknya sempat meminta uang arisan secara baik-baik.

Ia pun mulanya tak berniat memviralkan arisan online yang dikelola Mia.

Menurutnya, beberapa anggota arisan berusaha mencari kejelasan terkait dengan uang yang dibawa si pengelola arisan.

"Kami sudah berkali-kali mendatangi rumahnya dan meminta kejelasan kemana uang kami,"

"Tapi pas di rumahnya jawabannya enggak memuaskan dan terkesan menutupi. Bahkan kami sempat diusir," jelasnya.

Irene mengatakan, ia jengkel karena merasa tertipu dengan arisan yang diadakan oleh Mia Widaningsih.

Karangan bunga pernikahan di Sragen yang viral karena bertuliskan 'Selamat menikmati uang haram hasil nilep arisan'. Krangan tersebut dikirim karena kesal dengan pengelola arisan.
Karangan bunga pernikahan di Sragen yang viral karena bertuliskan 'Selamat menikmati uang haram hasil nilep arisan'. Krangan tersebut dikirim karena kesal dengan pengelola arisan. (Instagram/irenejunitas)

Lantaran tak kunjung mendapat kejelasan, mereka melapor ke Polres Sragen pada November 2020.

"Sampai saat ini laporan kami masih terus berjalan," kata dia.

Irene menyebut, keluhan mereka sempat diunggah di media sosial pada Desember kemarin dan berujung viral.

"Setelah viral dan kami lapor polisi, baru si pengelola arisan ini menunjukkan etiket baik," imbuhnya.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved