TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemberian 20.000 masker oleh petugas Covid-19 dalam acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab menuai pro-kontra.
Pasalnya, pemberian masker tersebut dinilai seperti mendukung adanya pelanggaran protokol kesehatan.
Seperti yang diketahui, Habib Rizieq Shihab menggelar acara dengan tamu undangan mencapai 10.000 orang.
Dalam acara tersebut pasti menimbulkan kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan.
Padahal saat itu DKI Jakarta sedang mengadakan PSBB Transisi yang harusnya membatasi adanya acara yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengaku sudah menyampaikan pernyataannya kepada Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo terkait pemberian 20.000 masker ke acara pernikahan putri Rizieq Shihab.
Ace mengatakan, keputusan Satgas Covid-19 mengantarkan 20.000 masker tersebut bukan tindakan pencegahan Covid-19 yang tepat.
"Saya menyampaikan, kebijakan itu bukan merupakan tindakan pencegahan yang tepat. Tindakan pencegahan seperti itu sifatnya parsial yang seharusnya dilakukan dari hulunya sebagaimana aturan protokol kesehatan yang berlaku," kata Ace saat dihubungi, Selasa (17/11/2020).
Baca: Instagram Anies Baswedan Diserbu Warganet, Kritik Ketegasan Pemerintah terhadap Habib Rizieq
Baca: Pencopotan Dua Kapolda Disebut Tak Hanya Soal Pelanggaran Prokes, IPW Nilai Ada Perebutan Jabatan
Ace mengatakan, pemberian masker yang dilakukan Satgas Covid-19 ini terkesan membenarkan terjadinya kerumunan massa tersebut.
Padahal, aturan yang dibuat pemerintah menyatakan larangan terhadap kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar.
Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan kampanye Satgas tentang penerapan 3M yang terkesan sia-sia.
"Saya sampaikan untuk apa selama delapan bulan ini kita melakukan kampanye 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) kalau kita sendiri tidak konsisten dengan apa yang kita kampanyekan," ujarnya.
Namun, menurut Ace, Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo beralasan bahwa pemberian masker tersebut adalah upaya pencegahan virus corona.
Dengan adanya masker gratis, masyarakat dapat menggunakannya dalam acara tersebut.
"Saya sampaikan bahwa saya khawatir nanti kelompok masyarakat yang lain mengadakan acara yang sama dan meminta BNPB untuk mengirimkan masker," ucapnya.
Lebih lanjut, Ace mengatakan, penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 adalah kunci dari pencegahan penularan Covid-19.
Ace menuturkan, seharusnya pemerintah konsisten menjalankan aturan yang telah dibuat dalam upaya pencegahan Covid-19.
Baca: Satgas Covid-19 Sebut Vaksin Virus Corona Terbaik Saat Ini Adalah 3M
Baca: Warganet Tegur Pemerintah Tak Tegas soal Habib Rizieq, Satpol PP: Sudah Kami Tindak
"Jangan sampai masyarakat nanti justru tidak mempercayai terhadap aturan yang dibuat pemerintah dan melanggar aturan tersebut akibat tidak ditegakkannya disiplin protokol kesehatan," pungkasnya.
Sebelumnya, pada Sabtu (14/11/2020) malam, Rizieq Shihab membuat acara pernikahan putrinya yang mengundang kerumunan di Petamburan.
Ia menikahkan putrinya, Syarifa Najwa Shihab, sekaligus menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anggota DPR Kritik Langkah Satgas Covid-19 Beri 20.000 Masker di Acara Rizieq Shihab"