TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketika musim pandemi seperti sekarang ini, masyarakat diimbau untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, termasuk di kolam renang.
Walaupun demikian, berenang di kolam renang luar ruang ternyata mempunyai risiko penularan virus corona yang rendah.
Para ahli mengingatkan, yang harus diwaspadai yaitu berenang di kolam tertutup yang ramai, mempunyai sirkulasi udara yang buruk.
Termasuk kontaminasi dari permukaan yang banyak disentuh orang, misalnya pegangan pintu.
Baca: 62 Negara Dunia Setuju Dorong Investigasi Terkait Penyebaran Virus Corona, China Merasa Diserang
Baca: Peringatan Gelombang Kedua Covid-19 saat China Laporkan Kluster Baru Penyebaran Covid-19
Ernest Blatchley, pakar lingkungan dan ekologi menjelaskan, tak perlu takut berlebihan untuk berenang di kolam luar ruang.
Blatchley pun melakukan penelitian mengenai bagaimana klorin di kolam renang bereaksi dengan zat pencemar seperti cairan tubuh manusia, obat-obatan, serta produk perawatan tubuh.
“Tidak ada data yang menunjukkan bagaimana virus corona bereaksi dengan klorin, tetapi klorin sangat efektif menonaktifkan virus sejenis,” ujar peneliti dari Universitas Purdue ini.
Dia pun memberikan penjelasan tambahan, aturan yang berlaku di Amerika Serikat untuk menjaga kebersihan kolam renang merupakan konsentrasi klorin bebas antara 1-5 miligram perliter.
“Jika kolam renang memiliki konsentrasi tersebut, kemungkinan hanya akan ada sedikit sekali virus Covid-19 di air,” terangnya.
Dia juga berpendapat, yang harus menjadi perhatian yaitu udara di sekitar kolam renang tertutup karena mempunyai risiko penyebaran Covid-19 yang sama dengan ruangan tertutup.
“Risiko penularan justru bukan dari air, tetapi kontaminasi dari udara dan permukaan di sekitar kolam renang,” terang Blatchley yang sudah melakukan riset tentang pengelolaan air dan kimia selama lebih dari 20 tahun ini.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, "Risiko Penularan Covid-19 dari Berenang Ternyata Rendah"