Menurut laporan The Information, perusahaan telah mengurangi produksi Vision Pro dan dapat berhenti memproduksi sepenuhnya pada akhir tahun ini.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa Apple memiliki cukup unit Vision Pro dalam inventarisnya untuk memenuhi permintaan.
Perusahaan disebut tidak dapat menjual banyak unit headset realitas campuran. Inilah yang membuat Apple dapat membatalkan produksi Vision Pro pada akhir tahun ini.
Perangkat buatan raksasa teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat tersebut secara luas dilaporkan telah menghadapi permintaan yang lemah karena konten yang terbatas.
Baca: 5 Produk yang Tak Lagi Dijual Apple Mulai Oktober 2024
Selain itu, harga perangkat yang tinggi sebesar 3.500 dolar AS juga menjadi pemicu berkurangnya permintaan untuk headset realitas campuran tersebut.
Apple sendiri menjual Vision Pro dengan harga yang tinggi, tetapi tidak menawarkan konten yang cukup.
Hal ini mengakibatkan berkurangnya minat dari calon pembeli, meskipun sebenarnya Apple memiliki cukup komponen untuk memproduksi antara 500.000 hingga 600.000 unit Vision Pro.
Karena tidak cukup banyak pembeli untuk perangkat tersebut, maka Apple dapat sepenuhnya membatalkan produksi perangkat yang dapat dikenakan tersebut pada akhir tahun ini.
Apple sendiri diperkirakan telah memberi tahu pemasoknya untuk menghentikan produksi Vision Pro mulai November 2024.
Baca: 6 Syarat Mutlak Bagi Pengguna Agar Bisa Mengakses Fitur Apple Intelligence
Lebih jauh, Apple dilaporkan telah memberi tahu Luxshare, perusahaan Tiongkok yang merakit Vision Pro, bahwa mereka mungkin perlu mengurangi produksi Vision Pro secara drastis pada November 2024
Pabrikan Tiongkok tersebut saat ini memproduksi sekitar 1.000 unit headset realitas virtual per hari.
Yang perlu dicatat, jumlah ini adalah setengah dari jumlah unit yang diproduksi perusahaan tersebut pada puncaknya.
Sumber tersebut juga mengisyaratkan bahwa Apple dapat meningkatkan produksi jika penjualan Vision Pro meningkat.
Hal ini dikarenakan pabrik produksi belum dibongkar. Khususnya, sudah ada laporan bahwa Apple telah membatalkan pengembangan model Vision Pro 2.